Saturday, November 30, 2024

/

 

Ilustration

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di seluruh dunia, khususnya di negara berkembang. Gangguan pencernaan ini ditandai dengan buang air besar yang lebih sering, encer, atau berair, yang bisa menyebabkan dehidrasi dan berbagai komplikasi, terutama pada anak-anak. Salah satu penyebab utama diare yang sering terjadi pada anak adalah infeksi rotavirus.


Apa itu Rotavirus?

Rotavirus adalah virus yang menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan, yang dapat mengarah pada diare berat, muntah, dan demam. Anak-anak di bawah usia lima tahun sangat rentan terhadap infeksi ini karena sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang sepenuhnya, sehingga mereka lebih mudah terinfeksi dan mengalami gejala yang lebih parah.

Rotavirus adalah penyebab utama diare berat pada anak-anak di seluruh dunia. Hampir setiap anak di bawah usia lima tahun akan mengalami infeksi rotavirus, baik dengan gejala ringan maupun berat. Di banyak negara, termasuk Indonesia, infeksi rotavirus menjadi salah satu penyebab utama angka kesakitan dan kematian pada anak-anak akibat diare.


Imunisasi Rotavirus: Solusi Pencegahan Utama

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksinasi rotavirus sebagai langkah pencegahan utama terhadap diare yang disebabkan oleh virus ini. Di Indonesia, program imunisasi rotavirus mulai diterapkan pada tahun 2022 di beberapa wilayah dan diharapkan dapat dilaksanakan secara nasional pada 2024.

Vaksin rotavirus sangat penting dalam mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat diare berat pada anak-anak. Ada dua jenis vaksin rotavirus yang umum diberikan, yaitu vaksin monovalen dan vaksin pentavalen.


Jenis-Jenis Vaksin Rotavirus

  1. Vaksin Monovalen
    Vaksin ini diberikan dalam dua dosis. Dosis pertama diberikan pada usia 6–12 minggu, dan dosis kedua diberikan minimal empat minggu setelah dosis pertama dan maksimal sebelum anak berusia 24 minggu. Vaksin monovalen hanya melindungi terhadap satu jenis rotavirus.

  2. Vaksin Pentavalen
    Vaksin ini diberikan dalam tiga dosis. Dosis pertama diberikan pada usia 6–12 minggu, dosis kedua dan ketiga diberikan dengan interval 4–10 minggu, dan dosis terakhir diberikan sebelum anak mencapai usia 32 minggu. Vaksin pentavalen melindungi terhadap lima jenis rotavirus yang berbeda.

Pemberian vaksin rotavirus dilakukan secara oral (diminum) dan hanya diberikan kepada anak yang dalam kondisi sehat.


Manfaat Vaksinasi Rotavirus

Imunisasi rotavirus memiliki berbagai manfaat yang sangat penting bagi kesehatan anak-anak dan keluarga, di antaranya:

  1. Mencegah Penularan Diare Akibat Rotavirus
    Vaksinasi rotavirus dapat mencegah infeksi virus yang menjadi penyebab utama diare berat pada anak-anak.

  2. Mengurangi Risiko Infeksi hingga 98%
    Vaksin ini sangat efektif dalam mengurangi risiko infeksi rotavirus pada anak-anak, sehingga dapat mencegah mereka dari gejala yang lebih parah.

  3. Mengurangi Beban Ekonomi Keluarga
    Dengan mencegah diare berat, vaksin rotavirus dapat mengurangi biaya perawatan medis, sehingga membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang biasanya harus mengeluarkan biaya besar untuk pengobatan.

  4. Menjaga Produktivitas Kerja Orang Tua
    Anak-anak yang sehat karena vaksinasi berarti orang tua tidak perlu mengambil cuti panjang dari pekerjaan untuk merawat anak yang sakit, sehingga membantu menjaga produktivitas kerja.

  5. Mengurangi Risiko Komplikasi Diare
    Vaksin ini juga dapat mengurangi risiko komplikasi serius akibat diare berat, seperti dehidrasi parah, yang dapat mengancam nyawa anak-anak.



Program Imunisasi Rotavirus: Kolaborasi Penting Antara Pemerintah dan Masyarakat

Vaksinasi rotavirus dapat dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan seperti posyandu, puskesmas, rumah sakit, dan klinik kesehatan lainnya. Namun, kesuksesan program imunisasi rotavirus tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.

Masyarakat dapat berkontribusi dalam menyukseskan program ini dengan cara-cara berikut:

  1. Menyebarluaskan Informasi Tentang Pentingnya Vaksinasi
    Menyebarkan informasi yang benar tentang manfaat vaksinasi rotavirus sangat penting agar lebih banyak orang tua yang menyadari pentingnya memberikan vaksin ini kepada anak-anak mereka.

  2. Memberikan Contoh dengan Melengkapi Imunisasi Anak
    Orang tua yang sudah melengkapi imunisasi anaknya dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat sekitar untuk mengikuti langkah yang sama.

  3. Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Makanan
    Kebersihan lingkungan dan makanan adalah salah satu cara penting untuk mencegah penyebaran penyakit, termasuk diare. Masyarakat harus membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet untuk mencegah penularan penyakit.


Mewujudkan Generasi Sehat Tanpa Ancaman Diare Berat

Kolaborasi yang erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan masyarakat umum sangat diperlukan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat diare. Dengan adanya imunisasi rotavirus, diharapkan Indonesia dapat melangkah menuju generasi yang lebih sehat, bebas dari ancaman diare berat, dan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak di masa depan.

Watch the following video: Click here!



/

 

Ilustration Real Madrid players celebrate after scoring a goal against Espanyol in the sixth week of La Liga, Sunday (September 22, 2024) early morning WIB

The latest developments in the 2024/2025 La Liga season have brought exciting updates about the competition at the top of the table, especially between Barcelona and Real Madrid. In Week 15, Sunday (December 1, 2024), Real Madrid gained another advantage as Barcelona continued to falter in their recent matches.


Barcelona Falls to Las Palmas

Barcelona suffered another disappointing defeat, this time against visiting side Las Palmas, with a 1-2 scoreline. The match was intense, with the first goal coming from Sandro Ramirez in the 49th minute.

Raphinha managed to equalize in the 61st minute, giving La Blaugrana hope for a positive result. However, a decisive goal from Fabio Silva broke the deadlock, securing victory for Las Palmas.

This defeat adds to Barcelona’s poor form in their last three matches, where they recorded one draw and two losses. Now sitting at the top of the table with 34 points, Barcelona faces mounting pressure as their lead becomes increasingly fragile, especially with Real Madrid closing in.


Real Madrid Poised to Overtake

Real Madrid, currently second in the standings, trails Barcelona by just four points. What makes the situation even more compelling is that Los Blancos have two games in hand compared to their rivals.

Also read others

These two matches—against Getafe and a rescheduled fixture against Valencia—present Real Madrid with a golden opportunity to surpass Barcelona if they secure victories in both games.

Real Madrid's next match is a home game against Getafe at the Santiago Bernabeu on Sunday (December 1, 2024), kicking off at 10:15 PM WIB. Meanwhile, the rescheduled game against Valencia is still awaiting confirmation from La Liga. If Real Madrid manages to win both matches, they will overtake Barcelona at the top of the standings.


La Liga Week 15 Results

Here are the results of the completed Week 15 matches:

  • Barcelona 1-2 Las Palmas
  • Alaves 1-1 Leganes
  • Espanyol 3-1 Celta Vigo

La Liga Fixtures (December 1-2, 2024)

The remaining matches for Week 15 are as follows:

Sunday, December 1, 2024

  • 8:00 PM WIB: Villarreal vs Girona
  • 10:15 PM WIB: Real Madrid vs Getafe

Monday, December 2, 2024

  • 12:30 AM WIB: Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao
  • 3:00 AM WIB: Real Sociedad vs Real Betis
  • 3:00 AM WIB: Sevilla vs Osasuna

Current La Liga Standings (December 1, 2024)

  1. Barcelona - 34 points
  2. Real Madrid - 30 points (two games in hand)
  3. Girona - 29 points
  4. Atletico Madrid - 28 points
  5. Real Sociedad - 27 points

The Race Heats Up

With these recent results, the competition for the top spot has become even more intense. Barcelona must quickly improve their form if they wish to maintain their lead. Meanwhile, Real Madrid is in an excellent position to claim the top spot if they can capitalize on their remaining matches.


Also read: Rafael Struick absent from 2024 AFF Cup, Shin Tae-yong: No problem, there is a replacement ready to fight!


Will Barcelona bounce back, or will Real Madrid seize control of the standings? All eyes are on this week’s crucial fixtures.

Saksikan video berikut: Klik di sini!



/

 

Pemain yang bakal gantikan posisi striker Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2024 setelah tiba-tiba Rafael Struick yang dikabarkan harus absen, siapakah dia?

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tengah menyiapkan strategi terbaiknya untuk menghadapi turnamen ASEAN Cup 2024. Namun, persiapan ini terganggu dengan kabar bahwa Rafael Struick, salah satu pemain andalan yang dipanggil untuk memperkuat tim Garuda, tidak mendapat izin bergabung dari klubnya, Brisbane Roar.

Klub asal Australia tersebut hanya akan melepas Struick jika Indonesia berhasil lolos ke semifinal atau final turnamen, mengingat ASEAN Cup bukan bagian dari kalender resmi FIFA. Hal ini memberikan hak penuh bagi klub untuk menahan pemainnya selama turnamen berlangsung.

Menanggapi situasi tersebut, Shin Tae-yong tetap tenang dan mengungkapkan bahwa ia telah memiliki rencana cadangan untuk mengisi posisi striker. Salah satu nama yang ia siapkan adalah Hokky Caraka, pemain muda berbakat berusia 20 tahun yang kini bermain untuk PSS Sleman.


Hokky Caraka, Harapan Baru di Lini Depan

Hokky Caraka bukanlah sosok asing di Timnas Indonesia. Pemain yang awalnya berposisi sebagai bek ini telah dipoles menjadi penyerang tajam berkat arahan dari Dennis Wise, mantan pemain Chelsea yang kini aktif mengembangkan bakat-bakat muda di Indonesia. Dennis melihat potensi besar Hokky untuk bermain di lini depan, dan perubahan posisi ini terbukti membawa hasil positif.

Kini, Hokky berpeluang besar menjadi ujung tombak utama Timnas Indonesia di ASEAN Cup. Pelatih Shin Tae-yong pun optimis dengan kemampuannya. 

“Penggantinya ada, Hokky. Jadi tidak masalah,” ujar Shin dengan percaya diri, dikutip dari Antara News melalui tvOnenews.com.

Detail selengkapnya ada di sini!


Tantangan Berat Menanti

Meski sudah menyiapkan pengganti, Shin Tae-yong tetap menyadari bahwa perjalanan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024 tidak akan mudah. Tim yang dibawa sebagian besar terdiri dari pemain U-22, sementara lawan-lawan di Grup B, seperti Vietnam, Filipina, Laos, dan Myanmar, diperkirakan akan menurunkan skuad senior yang lebih berpengalaman.

“Di penyisihan grup, kita harus mempersiapkan diri dengan baik,” kata Shin Tae-yong. “Tetapi situasinya tidak gampang, karena lawan menurunkan skuad timnas senior, sedangkan kita membawa tim U-22. Ini akan menjadi pertarungan pengalaman.”


Semangat Garuda Muda

Kehadiran Hokky Caraka di lini depan diharapkan dapat menjadi jawaban atas tantangan ini. Pemain muda yang pernah mencetak gol penting untuk Timnas di berbagai turnamen sebelumnya kini memikul beban besar untuk membawa Indonesia melangkah sejauh mungkin di turnamen.


Baca juga: Russia's Oreshnik Missile Capable of Targeting Ukrainian President Zelensky's Office


Meski dihadapkan pada kondisi sulit, Shin Tae-yong tetap menunjukkan keyakinan penuh pada skuad mudanya. 

"Kami fokus pada pengembangan dan pembuktian anak-anak muda ini. Dengan kerja keras dan strategi yang tepat, kita bisa memberikan perlawanan sengit,” pungkasnya.

Timnas Indonesia akan memulai perjalanan mereka di Grup B dengan menghadapi lawan-lawan tangguh. Dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia akan menjadi penyemangat tambahan bagi Garuda Muda untuk memberikan yang terbaik di ASEAN Cup 2024.

Saksikan video berikut: Klik di sini!



/

Ilustration The office building of Ukrainian President Volodymyr Zelensky in Kyiv

Russia's latest ballistic missile, the Oreshnik, could potentially be used to strike the office of Ukrainian President Volodymyr Zelensky in Kyiv, according to a senior Russian parliament member, Aleksey Zhuravlyov. The Oreshnik missile was revealed to the world on November 21 when it was deployed in an attack on a weapons factory in Dnipro, Ukraine. Russian President Vladimir Putin described the strike as a response to Ukrainian missile attacks deep inside Russian territory, using Western-supplied weapons like ATACMS and Storm Shadow/SCALP-EG.


Also read: Israel Strikes Hezbollah in the Syria-Lebanon Border Area


"I am sure the Russian Ministry of Defense has compiled a list of viable targets in Ukraine," Zhuravlyov, the first deputy chairman of the parliamentary defense committee, wrote on his Telegram channel on Thursday (November 29, 2024).

 "There is the presidential office on Bankovaya Street in Kyiv, where Zelensky hid in a bunker during the first days of the conflict. I even wonder if the Oreshnik could destroy this impregnable bunker," he added.

Zhuravlyov also suggested that the headquarters of the Ukrainian General Staff in Kyiv could be another suitable target.

He further noted, "Russia must target Western weapons logistics centers in Lviv, the Yavoriv Military Base, where Western mercenaries are trained, and bridges across the Dnieper used to transport equipment to the front lines."

Putin remarked this week that potential Oreshnik targets include military sites, defense factories, and "decision-making centers in Kyiv.

" During a press conference on his visit to Kazakhstan on Thursday, Putin described the missile as an extraordinarily powerful weapon, comparing its effect to that of a large meteorite. "Anything located at the epicenter will turn to dust," he stated.

U.S. President Joe Biden, in his final days in office, lifted restrictions on Ukraine’s use of ATACMS missiles earlier this month. Putin called this move a dangerous escalation that "changed the nature" of the conflict. He argued that advanced missiles like the ATACMS could not be fired without the involvement of Western personnel, effectively equating it to direct NATO involvement in the war.

Also read others

Watch the following video: Click here!




/

 

Ilustration Israeli Fighter Jets

The Israeli military confirmed it had carried out airstrikes targeting what it described as "military infrastructure" belonging to Hezbollah near the Syria-Lebanon border. According to Israel, the infrastructure was used by Hezbollah to smuggle weapons from Syria into Lebanon, which it claimed violated the terms of a recently agreed-upon ceasefire.

"The Air Force carried out strikes against military infrastructure located near the border crossing between Syria and Lebanon. This site was actively used by Hezbollah to smuggle weapons from Syria into Lebanon," the Israeli military stated on Saturday (November 30, 2024), as reported by AFP.

The Israeli military further alleged that the smuggling activities occurred after the ceasefire came into effect. In a separate operation, Israeli forces conducted searches in southern Lebanon over the past 24 hours. During the operation, they claimed to have seized weapons hidden by Hezbollah in a mosque.


Also read: Hezbollah Leader and Lebanese Army Collaborate to Push for Ceasefire with Israel


Background of the Ceasefire

The ceasefire between Israel and Hezbollah took effect last Wednesday morning, aimed at halting the intense cross-border clashes between the two sides. As part of the agreement, Lebanese forces and UN peacekeepers were to be deployed in southern Lebanon. At the same time, Israeli troops were required to withdraw from the area within 60 days.

The agreement also stipulated that Hezbollah withdraw its forces north of the Litani River, about 30 kilometers (20 miles) from the Israeli border, and dismantle its military infrastructure in southern Lebanon.


Israel’s Stance

Israel has emphasized its right to "full military freedom of action" in Lebanon should Hezbollah violate the ceasefire agreement or attempt to rearm. The Israeli military has confirmed conducting several strikes in Lebanon since the ceasefire came into effect last Wednesday.

The rising tensions underscore the significant challenges in maintaining stability along the Israel-Lebanon border. Despite the ceasefire, the situation on the ground remains volatile, with the potential for renewed escalation at any moment.

Also read others

Watch the following video: Click here!




Friday, November 29, 2024

/

Illustration of Lebanon's Situation Amid the Israel-Hezbollah Ceasefire

Hezbollah leader, Naim Qassem, affirmed his commitment to establishing close coordination with the Lebanese Army to ensure the implementation of the ceasefire agreement with Israel, which began two days earlier following an escalation of conflict involving both sides in southern Lebanon.

"The coordination between the resistance (Hezbollah) and the Lebanese Army will be carried out at the highest level to implement the agreement’s commitment," said Qassem, as reported by AFP news agency on Saturday (30/11/2024).

He emphasized that there would be no "issues or disagreements" between Hezbollah and the Lebanese Army in carrying out the agreement.


Also read: Tanjungpinang Community Support for the Target of Ending HIV 2030 on World AIDS Day


Claim of Victory Over Israel

In its first official statement following the ceasefire that began on Wednesday morning (27/11), Hezbollah declared "victory" over Israel. The statement also affirmed Hezbollah fighters' readiness to confront any Israeli threats.

"Victory from the Almighty God is the ally of the righteous cause," read the Hezbollah statement, released on Thursday (28/11). 

However, the statement did not directly address the specific terms of the ceasefire agreement with Israel.

Furthermore, Hezbollah stated that its fighters would remain in "full readiness" to face any ambitions or attacks from Israel in the future.

Also read others


Ongoing Conflict and Recent Escalation

Israel began launching a series of intense airstrikes targeting Hezbollah positions in Lebanon on September 23, 2024. These airstrikes were followed by the deployment of ground forces to southern Lebanon, escalating the conflict further.

Tensions had been rising over the past year with ongoing cross-border attacks between Israel and Hezbollah, coinciding with the war between Israel and Hamas in Gaza.

Hezbollah had previously stated that its attacks on Israel were acts of solidarity with Hamas, the primary party involved in the fighting in Gaza.


Challenges in Ceasefire Implementation

Although the ceasefire has been implemented, the situation on the ground remains fragile. Hezbollah has emphasized that it will not be complacent about potential Israeli threats. Coordination between Hezbollah and the Lebanese Army is crucial to maintaining stability in the region, although significant challenges remain amidst the complex political and military dynamics.

With both sides holding potential for significant conflict, the ceasefire is seen as an important but fragile step toward de-escalation in a region that has long been a focal point of geopolitical tensions. 

Watch the following video: Click here!



/

 

Ilustrasi


Sabtu (30/11/2024), Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Tamrin Dahlan, membuka rangkaian kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Dengan tema "Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa," acara ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap HIV/AIDS sekaligus mendorong langkah bersama menuju target mengakhiri HIV pada tahun 2030.


Ragam Kegiatan Membangkitkan Semangat Bersama

Peringatan ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik seperti tarian zapin khas Melayu, talkshow edukatif, hingga pencabutan doorprize yang melibatkan antusiasme peserta.

Dalam sambutannya, Tamrin Dahlan menekankan pentingnya menempatkan hak-hak Orang dengan HIV (OdHiv) sebagai prioritas dalam segala upaya pencegahan dan penanggulangan HIV.

"Tema ini mengingatkan kita untuk memastikan bahwa setiap individu, termasuk OdHiv, memiliki akses yang sama terhadap hak hidup sehat, bebas dari stigma, diskriminasi, dan hambatan dalam memperoleh layanan kesehatan," ungkap Tamrin.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menghayati slogan global Hari AIDS Sedunia 2024, "Take the Right Path," sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehat dan bermartabat.


Statistik Kasus dan Tantangan HIV/AIDS

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam, menyampaikan bahwa HIV/AIDS masih menjadi tantangan besar di bidang kesehatan masyarakat. Pada 2023, terdapat 130 kasus HIV yang terdeteksi dari 14.678 orang yang diskrining. Dari jumlah itu, tercatat 60 kasus AIDS dan 13 kematian.

Hingga Oktober 2024, Rustam menginformasikan adanya penurunan jumlah kasus, yakni 98 kasus HIV dari 12.426 orang yang diskrining, dengan 21 kasus AIDS dan 18 kematian. Meski menurun, tantangan dalam menekan angka penularan dan kematian masih signifikan.

“Tingginya angka kasus ini sebagian besar disebabkan oleh faktor perilaku dan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, peningkatan program pelayanan kesehatan di Puskesmas maupun rumah sakit menjadi hal yang sangat mendesak,” ujar Rustam.

Baca juga yang lain


Upaya Inovatif dalam Pencegahan

Rustam juga memaparkan perkembangan metode pencegahan HIV. Selain pendekatan tradisional seperti perubahan perilaku dan penggunaan kondom, kini tersedia pengobatan pra-pajanan (Pre-Exposure Prophylaxis/PrEP) yang dirancang untuk populasi kunci.

“Alternatif pencegahan seperti PrEP menjadi peluang baru yang perlu dimanfaatkan secara optimal. Namun, keberhasilan program ini tetap memerlukan dukungan masyarakat dan lembaga terkait untuk mengampanyekan hidup positif yang mencegah penularan HIV,” jelasnya.

Rustam menegaskan bahwa layanan kesehatan yang inklusif dan bebas diskriminasi adalah kunci utama dalam penanggulangan HIV.

“Fasilitas kesehatan harus menjadi tempat yang aman bagi semua orang, tanpa memandang status mereka. Namun, realitasnya, diskriminasi masih sering terjadi, bahkan di lingkungan keluarga. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tuturnya.


Edukasi untuk Menghapus Stigma

Selain upaya medis, edukasi masyarakat tentang HIV/AIDS juga menjadi fokus utama untuk menghilangkan stigma dan kesalahpahaman.

“HIV/AIDS hanya menular melalui cara tertentu, seperti hubungan seksual tanpa pelindung, transfusi darah yang tidak aman, atau penggunaan jarum suntik bersama. Interaksi sosial biasa tidak akan menularkan HIV,” ujar Rustam.

Pemahaman yang benar ini, menurutnya, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi OdHiv.


Baca juga: Ibu Korban Selamat dari Kejaran Remaja Pembunuh di Jaksel, Lolos dengan Memanjat Pagar


Harapan Menuju Akhir HIV pada 2030

Rustam berharap peringatan Hari AIDS Sedunia ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam penanggulangan HIV/AIDS secara menyeluruh.

“Semoga melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat, dan kita dapat bersama-sama mewujudkan target mengakhiri HIV pada 2030,” tutupnya.

Peringatan Hari AIDS Sedunia di Tanjungpinang menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait sangat penting untuk mengatasi tantangan besar ini. Mari bergandengan tangan demi masa depan yang bebas dari HIV/AIDS!

Tonton video berikut: Klik di sini!




Powered by Blogger.

Berita populer

Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Prabowo: Kepuasan Publik dan Tantangan ke Depan

  Presiden dan Wakil Presiden Memasuki 100 hari pertama masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berbagai survei menunjukkan tingkat kep...

Search This Blog

Home Ads

Facebook

About



Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

Popular Posts

Popular Posts

BTemplates.com