Memasuki 100 hari pertama masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berbagai survei menunjukkan tingkat kepuasan publik yang signifikan terhadap kinerja pemerintah. Survei Indikator Politik Indonesia mencatat bahwa 79,3% responden merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo dalam periode ini.
Faktor-Faktor Pendukung Kepuasan Publik
Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap tingginya tingkat kepuasan publik antara lain:
Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi: Pemerintah mengklaim telah menyelamatkan Rp6,7 triliun uang negara dari tindak pidana korupsi selama tiga bulan pertama masa pemerintahan.
Peningkatan Infrastruktur: Pemerintah terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, termasuk proyek strategis seperti Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
Stabilitas Ekonomi: Kebijakan ekonomi yang diterapkan berhasil menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kepercayaan investor.
Meskipun capaian positif tersebut, pemerintahan Prabowo masih menghadapi beberapa tantangan:
Isu Reshuffle Kabinet: Muncul spekulasi mengenai perombakan kabinet, terutama terkait dengan menteri-menteri yang dianggap kurang seirama dengan visi presiden. Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa Presiden memiliki hak prerogatif untuk mengevaluasi kinerja para menterinya.
Penanganan Konflik di Papua: Rencana pemberian amnesti kepada tahanan politik Papua menjadi sorotan. Legislator PKB menyebut langkah ini sebagai pendekatan baru untuk menciptakan perdamaian.
Pemindahan Ibu Kota Negara: Presiden Prabowo menargetkan IKN menjadi pusat politik pada tahun 2028. Namun, masyarakat mempertanyakan kesiapan anggaran dan dampak sosial dari pemindahan ini.
Tingginya tingkat kepuasan publik menjadi modal penting bagi pemerintahan Prabowo untuk melanjutkan program-program prioritasnya. Namun, pemerintah perlu terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan memastikan transparansi dalam setiap kebijakan yang diambil.
Pengamat politik menilai bahwa 100 hari pertama merupakan awal yang baik, namun tantangan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat sipil menjadi kunci untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam dunia kuliner yang terus berkembang, inovasi dan kreasi baru selalu menarik perhatian pecinta makanan. Salah satu tren terbaru yang sedang viral adalah roti labu kuning. Dengan tekstur lembut dan rasa manis alami, roti ini berhasil mencuri perhatian banyak orang. Artikel ini akan membahas asal-usul, keunikan, manfaat kesehatan, serta cara membuat roti labu kuning yang sedang populer.
Asal-Usul dan Popularitas Roti Labu Kuning
Roti labu kuning sebenarnya bukanlah inovasi baru dalam dunia kuliner. Namun, belakangan ini, popularitasnya meningkat pesat, terutama di kalangan pecinta roti dan pastry. Di Indonesia, tren ini semakin berkembang dengan banyaknya toko roti dan kafe yang menawarkan varian roti labu kuning sebagai menu andalan mereka. Selain itu, media sosial berperan besar dalam menyebarkan popularitas roti ini, dengan banyaknya pengguna yang membagikan pengalaman mereka mencicipi atau membuat roti labu kuning di rumah.
Keunikan dan Cita Rasa Roti Labu Kuning
Salah satu daya tarik utama roti labu kuning adalah warnanya yang cerah dan menggugah selera. Warna kuning alami ini berasal dari daging labu kuning yang diolah dan dicampurkan ke dalam adonan roti. Selain memberikan warna yang menarik, labu kuning juga menambahkan kelembutan dan rasa manis alami pada roti. Tekstur roti ini cenderung lebih moist dibandingkan dengan roti biasa, membuatnya menjadi pilihan favorit untuk sarapan atau camilan.
Labu kuning tidak hanya menambah cita rasa pada roti, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya adalah:
Kaya akan Vitamin A: Labu kuning mengandung beta-karoten yang tinggi, yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Vitamin ini penting untuk kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh.
Sumber Serat: Kandungan serat dalam labu kuning membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
Rendah Kalori: Meskipun memiliki rasa manis alami, labu kuning rendah kalori, sehingga cocok untuk mereka yang menjaga asupan kalori.
Cara Membuat Roti Labu Kuning di Rumah
Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba membuat roti labu kuning sendiri, berikut adalah resep sederhana yang bisa diikuti:
Bahan-Bahan:
250 gram tepung terigu protein tinggi
150 gram labu kuning, kukus dan haluskan
50 gram gula pasir
1 butir telur
50 ml susu cair hangat
1 sendok teh ragi instan
50 gram mentega
Sejumput garam
Langkah-Langkah:
Aktivasi Ragi: Campurkan ragi instan dengan susu cair hangat dan sedikit gula. Diamkan selama 10 menit hingga berbusa.
Campur Bahan: Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu, gula pasir, dan garam. Tambahkan labu kuning halus, telur, dan campuran ragi. Uleni hingga adonan mulai kalis.
Tambahkan Mentega: Masukkan mentega ke dalam adonan dan uleni kembali hingga adonan elastis dan tidak lengket di tangan.
Fermentasi: Bulatkan adonan dan letakkan dalam wadah yang telah diolesi sedikit minyak. Tutup dengan kain bersih dan diamkan selama 1 jam atau hingga adonan mengembang dua kali lipat.
Bentuk Adonan: Kempiskan adonan untuk mengeluarkan udara. Bentuk sesuai selera, bisa menjadi bulatan kecil atau dimasukkan ke dalam loyang roti.
Fermentasi Kedua: Diamkan adonan yang telah dibentuk selama 30 menit.
Panggang: Panggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 180°C selama 25-30 menit atau hingga roti berwarna keemasan.
Sajikan: Setelah matang, keluarkan roti dari oven dan biarkan dingin sejenak sebelum disajikan.
Roti labu kuning adalah salah satu inovasi kuliner yang berhasil menarik perhatian banyak orang. Dengan kombinasi rasa yang lezat, tampilan yang menarik, dan manfaat kesehatan yang ditawarkan, tidak heran jika roti ini menjadi tren di kalangan pecinta kuliner. Bagi Anda yang belum mencobanya, roti labu kuning bisa menjadi pilihan menarik untuk menambah variasi menu harian Anda.
Kesehatan anak usia sekolah menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Data dari Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan bahwa 58 persen anak usia 10-14 tahun kurang melakukan aktivitas fisik, dan konsumsi makanan manis atau gula pada kelompok ini juga tinggi. Kondisi ini berpotensi meningkatkan prevalensi diabetes di masa mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Kelompok Kerja Penguatan Literasi Sekolah menekankan pentingnya edukasi mengenai 22 topik kesehatan kepada siswa. Topik-topik ini terbagi dalam tujuh kluster utama:
Pendidikan Gizi: Mengenalkan konsep gizi seimbang, pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), asupan vitamin A, dan pemantauan tumbuh kembang secara rutin.
Pendidikan Kesehatan Reproduksi: Memberikan pemahaman tentang pencegahan pelecehan dan kekerasan, serta cara melaporkan kejadian pelecehan seksual.
Pendidikan Kesehatan Jiwa: Mengajarkan pengelolaan emosi, pentingnya konseling kesehatan mental, dan deteksi dini masalah kesehatan jiwa.
Pendidikan Kebersihan Diri dan Sanitasi Lingkungan: Menekankan pentingnya konsumsi makanan dan minuman higienis, menjaga kebersihan kulit, lingkungan, serta praktik cuci tangan yang benar.
Pendidikan Perilaku Sehat: Mendorong untuk tidak merokok, menghindari konsumsi alkohol, rutin beraktivitas fisik, dan meningkatkan kesadaran akan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pendidikan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit: Meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi, pemeriksaan kesehatan rutin, dan pemahaman tentang penyakit yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana: Mempersiapkan siswa untuk tanggap dalam menghadapi bencana melalui edukasi kesiapsiagaan.
Untuk mendukung implementasi literasi kesehatan ini, Kemenkes bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Kementerian Agama telah menyusun 154 bahan ajar yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini hingga Sekolah Menengah Atas. Bahan ajar ini tersedia dalam bentuk infografik, komik, video, dan permainan interaktif, yang sebagian besar dapat diakses melalui Platform Merdeka Mengajar.
Meningkatkan literasi kesehatan di kalangan siswa memiliki dampak jangka panjang yang signifikan. Dengan pemahaman yang baik tentang kesehatan, siswa dapat:
Mengadopsi Gaya Hidup Sehat: Pengetahuan tentang gizi seimbang dan pentingnya aktivitas fisik mendorong siswa untuk memilih makanan sehat dan aktif bergerak, sehingga mengurangi risiko obesitas dan penyakit terkait.
Mencegah Penyakit Menular dan Tidak Menular: Edukasi tentang kebersihan diri, pentingnya imunisasi, dan pemeriksaan kesehatan rutin membantu dalam pencegahan penyakit menular seperti TBC dan penyakit tidak menular seperti diabetes.
Meningkatkan Kesehatan Mental: Dengan memahami cara mengelola emosi dan pentingnya mencari bantuan saat menghadapi masalah, siswa dapat menjaga kesehatan mental mereka dan mengurangi risiko gangguan jiwa.
Menjadi Agen Perubahan: Siswa yang memiliki literasi kesehatan yang baik dapat menjadi agen perubahan di komunitas mereka, menyebarkan informasi yang benar tentang kesehatan dan mendorong praktik hidup sehat di lingkungan sekitar.
Tantangan dalam Implementasi
Meskipun upaya peningkatan literasi kesehatan di sekolah memiliki banyak manfaat, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi:
Keterbatasan Sumber Daya: Tidak semua sekolah memiliki akses ke bahan ajar yang memadai atau tenaga pendidik yang terlatih dalam menyampaikan materi kesehatan.
Variasi Kurikulum: Perbedaan kurikulum di berbagai daerah dapat mempengaruhi konsistensi penyampaian materi literasi kesehatan.
Budaya dan Kebiasaan Lokal: Beberapa praktik tradisional atau kepercayaan lokal mungkin bertentangan dengan informasi kesehatan modern, sehingga memerlukan pendekatan yang sensitif dan inklusif.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, beberapa strategi dapat diterapkan:
Pelatihan Guru: Menyelenggarakan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menyampaikan materi kesehatan secara efektif.
Pengembangan Bahan Ajar yang Inklusif: Membuat bahan ajar yang mempertimbangkan keragaman budaya dan bahasa, serta mudah diakses oleh semua siswa.
Kolaborasi dengan Pihak Terkait: Bekerja sama dengan organisasi kesehatan, komunitas lokal, dan orang tua untuk mendukung implementasi literasi kesehatan di sekolah.
Pemanfaatan Teknologi: Menggunakan platform digital untuk menyebarkan informasi kesehatan dan menyediakan sumber belajar yang interaktif bagi siswa.
Meningkatkan literasi kesehatan di sekolah adalah investasi penting untuk masa depan Indonesia. Dengan membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan, kita tidak hanya meningkatkan kualitas hidup mereka, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing tinggi. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan komunitas sangat penting untuk memastikan keberhasilan.
Manajer anyar Liverpool, Arne Slot, akan menghadapi ujian besar pertamanya dalam Derby Merseyside pada musim 2024/2025. Pertandingan yang dinanti-nanti ini akan mempertemukan Everton vs Liverpool di Goodison Park pada Sabtu, 7 Desember 2024, malam WIB. Duel ini bukan sekadar laga biasa, melainkan akan menjadi derby terakhir di Goodison Park sebelum Everton pindah ke stadion baru.
Slot, yang bergabung dengan Liverpool pada awal musim 2024/2025, telah mencatatkan performa gemilang dengan membawa The Reds memuncaki klasemen Premier League dan tampil impresif di Liga Champions. Namun, Derby Merseyside selalu menyimpan tantangan dan atmosfer berbeda yang membuatnya begitu spesial, terutama ketika ini akan menjadi derby perpisahan dengan salah satu stadion paling bersejarah di Inggris.
Goodison Park: Panggung Terakhir Derby Merseyside
Dalam enam pertemuan terakhir di Goodison Park, duel antara Everton dan Liverpool berlangsung ketat. Empat pertandingan berakhir imbang, sementara dua laga lainnya dimenangkan masing-masing tim. Statistik ini menunjukkan betapa sengitnya rivalitas kedua klub di kandang The Toffees. Arne Slot menyadari penuh bahwa laga ini akan menjadi momen emosional bagi pemain, suporter, dan manajer dari kedua tim.
“Ini akan menjadi laga istimewa bagi semua orang — para fans, pemain, dan manajer yang terlibat. Hanya menjadi bagian dari pertandingan ini saja sudah spesial, tetapi fakta bahwa ini adalah derby terakhir di Goodison Park membuatnya semakin bersejarah,” ujar Slot, dikutip dari BBC.
Meskipun Slot enggan mematok target tiga poin secara eksplisit, ia menekankan pentingnya mempersiapkan tim dengan baik untuk menghadapi Everton yang dikenal memiliki pertahanan solid. Di bawah asuhan manajer baru, Slot bertekad membawa Liverpool meraih hasil positif sambil menjaga semangat kompetitif tim.
“Ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan jika hasilnya sesuai dengan keinginan kami. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai itu. Namun, saya tidak pernah membicarakan tiga poin sebelum pertandingan, terutama saat menghadapi tim seperti Everton yang memiliki pertahanan kuat dan sering mencatatkan clean sheet,” ungkap Slot.
Atmosfer Panas dan Tekanan Tinggi
Slot juga mengakui tantangan besar yang datang dari atmosfer di Goodison Park. Para pendukung Everton akan memberikan dukungan penuh untuk tim mereka, menciptakan suasana yang penuh tekanan dan emosi tinggi. Slot mengingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus dan siap menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi di lapangan.
“Kami tahu harus siap menghadapi tim yang tangguh. Para fans akan berteriak keras, dan kami harus siap menghadapi segalanya dalam pertandingan ini,” tambahnya.
Makna Sejarah di Balik Derby Terakhir di Goodison Park
Bagi suporter kedua tim, derby terakhir di Goodison Park memiliki makna yang mendalam. Stadion ini telah menjadi saksi berbagai momen penting dalam sejarah Derby Merseyside selama lebih dari satu abad. Perpisahan dengan stadion legendaris ini menambah nuansa nostalgia dan kebanggaan bagi para pendukung.
Liverpool berharap bisa mencetak sejarah dengan meraih kemenangan di laga terakhir ini, sementara Everton ingin memberikan kenangan indah bagi penggemar mereka sebelum pindah ke rumah baru.
Laga Everton vs Liverpool di Goodison Park pada 7 Desember 2024 akan menjadi lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. Ini adalah perayaan, perpisahan, dan pertarungan sengit yang sarat emosi. Arne Slot dan pasukannya siap menghadapi tantangan besar ini, berharap bisa membawa pulang kemenangan di derby yang akan dikenang sepanjang masa.
Batu itu mempertahankan seluruh kerangka dan bahkan garis-garis kulit makhluk itu. (UNSW Sydney/Richard Freeman)
Penemuan fosil amfibi raksasa berusia 240 juta tahun di tambang lokal Australia telah menjadi salah satu pencapaian paleontologi paling signifikan di New South Wales dalam tiga dekade terakhir. Fosil ini awalnya nyaris tidak dikenali karena ditujukan hanya untuk membangun dinding taman. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, fosil tersebut ternyata menyimpan kisah kehidupan prasejarah yang luar biasa.
Penemuan Bersejarah oleh Pensiunan Peternak Ayam
Fosil ini ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang pensiunan peternak ayam. Kesadaran akan nilai pentingnya membuat penemu tersebut akhirnya menyerahkan fosil itu ke Museum Australia di Sydney. Temuan ini kemudian memicu penelitian mendalam yang dipimpin oleh Lachlan Hart, seorang kandidat PhD di Universitas New South Wales (UNSW).
Arenaerpeton Supinatus: Spesies Amfibi Langka dari Era Trias
Fosil ini diidentifikasi sebagai Arenaerpeton supinatus, yang berarti "penggali pasir telentang." Spesies ini merupakan bagian dari kelompok temnospondyl, sekelompok amfibi purba yang bertahan melalui dua periode kepunahan massal. Arenaerpeton diketahui hidup di sungai air tawar yang membentang di Sydney Basin selama periode Trias, sekitar 240 juta tahun yang lalu.
Temuan ini unik karena fosil tersebut tidak hanya mencakup kerangka yang hampir lengkap tetapi juga menyimpan jejak jaringan lunak yang terawetkan — sesuatu yang sangat jarang terjadi dalam dunia paleontologi.
Arenaerpeton memiliki panjang tubuh sekitar 1,2 meter dan berbentuk mirip dengan salamander raksasa Cina, tetapi dengan tubuh yang lebih kekar dan berat. Ia memiliki gigi tajam dan dua taring besar di bagian atap mulutnya, menunjukkan bahwa ia adalah predator sungai yang ganas. Hewan ini memangsa ikan purba seperti Cleithrolepis, yang hidup pada masa yang sama di ekosistem sungai purba Australia.
Signifikansi Ilmiah: Evolusi dan Ketahanan Spesies
Menurut Lachlan Hart, ukuran tubuh Arenaerpeton yang besar mungkin menjadi salah satu faktor yang membantu spesies ini bertahan melalui periode kepunahan massal. Kelompok temnospondyl, termasuk Arenaerpeton, adalah salah satu amfibi purba yang mampu bertahan dalam kondisi lingkungan yang berubah drastis.
Dr. Matthew McCurry, kurator paleontologi di Museum Australia, menyatakan bahwa fosil ini merupakan bagian penting dari warisan fosil Australia dan memberikan wawasan berharga tentang ekosistem sungai purba serta evolusi amfibi raksasa.
Dipublikasikan dan Dipamerkan di Museum Australia
Studi ilmiah tentang Arenaerpeton telah dipublikasikan di jurnal prestisius Journal of Vertebrate Paleontology. Pada akhir tahun 2023, fosil ini resmi dipamerkan di Museum Australia di Sydney, memberikan kesempatan bagi publik untuk melihat langsung salah satu penemuan paleontologi terpenting dalam sejarah Australia.
Mengapa Penemuan Ini Penting?
Mengungkap Ekosistem Trias: Fosil ini membantu ilmuwan memahami kehidupan di sungai-sungai Australia pada masa Trias, termasuk predator dan mangsanya.
Jejak Evolusi Amfibi: Memberi wawasan baru tentang bagaimana temnospondyl bertahan dan berevolusi selama dua periode kepunahan massal.
Jaringan Lunak yang Langka: Keberadaan jejak jaringan lunak memungkinkan penelitian lebih mendalam tentang anatomi dan perilaku hewan purba ini.
Penemuan Arenaerpeton supinatus mengingatkan kita bahwa warisan alam purba bisa muncul dari tempat yang paling tidak terduga. Fosil yang nyaris menjadi bagian dari dinding taman ini sekarang menjadi kunci penting untuk memahami sejarah panjang evolusi dan adaptasi makhluk hidup di Australia.
Kasus batu ginjal di kalangan anak muda, terutama remaja perempuan, semakin mengkhawatirkan. Meski belum diketahui penyebab pastinya, tren peningkatan ini membuat para ahli menduga sejumlah faktor pemicu, seperti pola makan tidak sehat, peningkatan penggunaan antibiotik sejak dini, dan perubahan iklim yang berdampak pada dehidrasi. Penting bagi kita untuk mengenali gejala batu ginjal agar dapat mendeteksi dan mencegahnya sejak dini.
Fakta dan Tren Batu Ginjal di Kalangan Remaja
Sebuah penelitian tahun 2016 yang dipimpin oleh Dr. Gregory Tasian, seorang ahli urologi anak dari Rumah Sakit Anak Philadelphia, melibatkan hampir 153 ribu pasien dari berbagai usia di South Carolina. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Society of Nephrology ini menunjukkan bahwa antara tahun 1997 hingga 2012, insiden batu ginjal tahunan meningkat sebesar 16%, dengan peningkatan tertinggi terjadi pada kelompok usia 15-19 tahun.
Penelitian tersebut menemukan bahwa dalam kelompok usia ini, risiko batu ginjal pada anak perempuan dan remaja wanita 52% lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Meskipun pada usia 25 tahun ke atas, pria mulai lebih rentan terhadap batu ginjal, risiko penyakit ini meningkat secara signifikan pada masa kanak-kanak baik untuk anak laki-laki maupun perempuan. Bahkan, wanita mengalami peningkatan risiko hingga 45% sepanjang hidup mereka.
Temuan lain juga menunjukkan bahwa anak-anak dan orang dewasa berkulit hitam cenderung lebih sering mengalami batu ginjal dibandingkan dengan orang berkulit putih. Penelitian serupa di Olmsted County, Minnesota, mengungkapkan bahwa antara tahun 1984 hingga 2008, insiden batu ginjal pada anak usia 12-17 tahun meningkat sebesar 6% per tahun.
Mengapa Batu Ginjal Meningkat di Usia Muda?
Para ahli berspekulasi bahwa kombinasi dari beberapa faktor berikut turut mendorong peningkatan kasus batu ginjal di kalangan anak muda:
Pola Makan Tidak Sehat Konsumsi makanan ultra-proses yang tinggi garam, gula, dan bahan tambahan lainnya bisa memicu penumpukan mineral dalam urine.
Penggunaan Antibiotik Sejak Dini Penggunaan antibiotik yang berlebihan di masa kanak-kanak berpotensi memengaruhi keseimbangan mikrobioma usus, yang dapat berdampak pada metabolisme tubuh dan kesehatan ginjal.
Perubahan Iklim dan Dehidrasi Meningkatnya suhu global menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan, yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Dehidrasi mengurangi volume urine dan memudahkan terbentuknya kristal penyebab batu ginjal.
Batu ginjal, yang dikenal juga sebagai nefrolitiasis, terjadi ketika mineral seperti kalsium, oksalat, dan fosfor menumpuk di dalam urine dan membentuk kristal keras. Ukurannya bisa bervariasi, mulai dari sekecil butiran pasir hingga sebesar bola golf.
Gejala batu ginjal bisa muncul secara tiba-tiba dan sering kali cukup parah. Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai:
Nyeri Hebat di Punggung, Perut, atau Selangkangan Nyeri ini bisa datang secara tiba-tiba dan berpindah-pindah tergantung lokasi batu ginjal.
Darah dalam Urine Urine berwarna merah muda, coklat, atau merah adalah tanda adanya pendarahan di saluran kemih akibat batu yang tajam.
Sering Ingin Buang Air Kecil Rasa ingin buang air kecil yang terus-menerus tetapi dengan volume urine yang sedikit.
Urine Keruh atau Berbau Busuk Ini bisa menjadi tanda adanya infeksi atau batu yang menghambat aliran urine.
Iritabilitas pada Anak Kecil Anak kecil sering menunjukkan tanda-tanda mudah marah, yang mungkin dikarenakan rasa sakit yang tidak dapat mereka ungkapkan dengan jelas.
Deteksi dan Pengobatan Batu Ginjal
Dalam beberapa kasus, batu ginjal dapat keluar melalui saluran kemih tanpa intervensi medis. Namun, batu yang berukuran besar bisa menghambat aliran urine, menyebabkan nyeri hebat, dan memerlukan perawatan khusus.
Untuk mengatasi peningkatan kasus batu ginjal di kalangan anak muda, banyak rumah sakit kini memiliki klinik batu ginjal pediatrik. Di klinik ini, anak-anak bisa mendapatkan perawatan komprehensif dari tim ahli yang terdiri dari urologi, nefrologi, dan ahli gizi untuk mengobati sekaligus mencegah kambuhnya batu ginjal di masa depan.
Untuk mencegah batu ginjal, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
Perbanyak Minum Air Putih untuk mencegah dehidrasi.
Hindari Konsumsi Makanan Ultra-Proses yang tinggi garam dan gula.
Batasi Penggunaan Antibiotik kecuali memang diperlukan.
Konsumsi Buah dan Sayuran Segar untuk mendukung kesehatan ginjal.
Dengan mengenali gejala dan faktor risiko batu ginjal, langkah pencegahan bisa diambil lebih dini. Jangan abaikan keluhan nyeri atau perubahan pola buang air kecil, terutama pada anak-anak dan remaja. Kesehatan ginjal perlu dijaga seumur hidup!
Pendakwah ternama Miftah Maulana Habiburrahman, yang akrab disapa Gus Miftah, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Pengumuman tersebut disampaikan Gus Miftah dalam konferensi pers di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (6/12) siang.
Dalam kesempatan itu, Gus Miftah menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui proses pertimbangan yang mendalam.
"Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, serta dengan penuh kesadaran, saya ingin menyampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," ungkapnya.
Gus Miftah menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan karena tekanan atau permintaan pihak tertentu. Keputusan tersebut, katanya, didasarkan pada rasa hormat dan tanggung jawabnya kepada Presiden Prabowo Subianto serta masyarakat Indonesia.
Kontroversi dan Desakan Publik
Keputusan mundur ini muncul di tengah sorotan publik akibat kontroversi yang melibatkan Gus Miftah beberapa waktu lalu. Ia menjadi perbincangan luas setelah video yang menunjukkan dirinya mengolok seorang penjual es teh di Magelang viral di media sosial. Dalam video tersebut, Gus Miftah menyebut penjual bernama Sunhaji dengan kata-kata tidak pantas, seperti "goblok", ketika diminta memborong dagangan Sunhaji di sebuah forum pengajian.
Insiden tersebut memicu gelombang kritik, baik dari masyarakat umum maupun tokoh politik. Bahkan, sejumlah petisi daring yang mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Gus Miftah dari jabatannya muncul di situs Change.org.
Salah satu petisi berjudul "Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden" telah ditandatangani lebih dari 254 ribu orang per Jumat pagi. Jumlah ini melonjak drastis sejak petisi diluncurkan pada Rabu (4/12) malam.
Presiden Prabowo Subianto disebutkan telah menegur Gus Miftah melalui Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya. Menanggapi kecaman tersebut, Gus Miftah sempat mengunggah video permintaan maaf dan mendatangi langsung Sunhaji untuk menyampaikan maaf secara pribadi.
Sunhaji, di sisi lain, juga telah mengunjungi kediaman Gus Miftah untuk menjernihkan suasana. Namun, tekanan publik terus bergulir hingga akhirnya Gus Miftah memutuskan untuk mundur.
"Keputusan ini saya ambil bukan karena saya terpaksa, melainkan karena rasa cinta dan tanggung jawab saya kepada Presiden Prabowo serta seluruh masyarakat," ujarnya.
Pernyataan Kantor Kepresidenan
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Ujang Komaruddin, menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto mendengar dan mempertimbangkan seluruh masukan masyarakat terkait isu ini.
"Semua aspirasi dari warga negara Indonesia, baik dari tokoh bangsa maupun masyarakat umum, akan ditampung dan diperhatikan oleh Presiden," jelas Ujang.
Pengunduran diri Gus Miftah menjadi pelajaran penting tentang tanggung jawab seorang pejabat publik dalam menjaga sikap dan perilakunya. Meski mengundurkan diri, Gus Miftah menyatakan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk terus berdakwah dan menyebarkan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepresidenan serta kerukunan beragama di Indonesia.
Ilustrasi. Samsung dikabarkan akan memperkenalkan kacamata pintar mereka Januari mendatang, bertepatan dengan peluncuran Hp flagship Galaxy S25. (Foto: dok. Facebook)
Samsung dilaporkan akan meluncurkan perangkat terbarunya, yaitu kacamata pintar, pada Januari 2025. Peluncuran ini bertepatan dengan debut flagship terbaru mereka, Galaxy S25. Menurut informasi yang diterima, pengumuman mengenai kacamata pintar ini akan dilakukan melalui video atau gambar, mirip dengan cara Samsung memperkenalkan Galaxy Ring awal tahun ini. Meskipun pengumuman besar diperkirakan akan dilakukan pada Januari, kacamata pintar Samsung ini kemungkinan baru akan diluncurkan secara resmi pada kuartal ketiga tahun 2025.
Kacamata pintar Samsung merupakan bagian dari proyek XR (Extended Reality) yang telah dikerjakan bersama Google sejak kerja sama diumumkan pada Februari 2023. Sebelumnya, perangkat ini dikabarkan hasil kolaborasi antara Samsung, Google, dan Qualcomm, dengan rencana produksi awal mencapai 500.000 unit.
Bocoran Spesifikasi Kacamata Pintar Samsung
Berdasarkan laporan terbaru, kacamata pintar ini tidak akan dilengkapi dengan layar, namun akan menawarkan sejumlah fitur canggih yang sangat menarik. Dengan bobot sekitar 50 gram, perangkat ini memiliki desain yang mirip dengan kacamata pintar Ray-Ban dari Meta, namun dengan beberapa perbedaan signifikan dalam hal fitur dan performa.
Kacamata pintar Samsung ini akan berjalan di platform berbasis Android dan dirancang untuk mendukung pengenalan gestur serta pengenalan wajah yang menggunakan teknologi AI canggih dari Google Gemini. Teknologi ini diharapkan memberikan pengalaman lebih maju dibandingkan dengan kacamata pintar Meta yang menggunakan chipset AR1.
Fitur-fitur lain yang akan disematkan di perangkat ini termasuk kemampuan pembayaran tertentu, serta integrasi dengan teknologi terbaru dari Google, yang diperkirakan akan memberikan pengalaman yang lebih lancar dan inovatif. Dengan AI dari Google Gemini, kacamata pintar ini diprediksi akan jauh lebih canggih dibandingkan perangkat serupa lainnya di pasar.
Perangkat Canggih Hasil Kolaborasi Samsung, Google, dan Qualcomm
Kacamata pintar Samsung adalah salah satu hasil dari kolaborasi besar antara Samsung, Google, dan Qualcomm yang berfokus pada pengembangan teknologi XR (Extended Reality). Teknologi XR sendiri menggabungkan dunia nyata dengan elemen-elemen virtual, memberikan pengalaman baru yang mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat digital.
Selain itu, meskipun perangkat ini diprediksi akan meluncur pada 2025, rencana awal Samsung sempat mencatatkan peluncuran pada 2024. Namun, setelah melihat peluncuran headset Vision Pro dari Apple dan respons pasar terhadap perangkat tersebut, Samsung tampaknya memilih untuk menunda peluncurannya dan menyesuaikan strategi dengan kebutuhan pasar yang lebih matang.
Beberapa laporan terbaru juga mengungkapkan bahwa Samsung tengah mengembangkan paten untuk headset VR/AR yang kemungkinan besar akan terintegrasi dengan kacamata pintar ini. Hal ini menunjukkan bahwa Samsung sedang mempersiapkan ekosistem XR yang lebih lengkap, memberikan pengalaman imersif yang lebih mendalam bagi pengguna.
Masa Depan Kacamata Pintar Samsung: Integrasi Teknologi Canggih
Kacamata pintar Samsung ini diharapkan menjadi perangkat yang sangat berbeda dan lebih canggih dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya, dengan kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dari berbagai perusahaan besar, seperti Google dan Qualcomm. Fitur seperti pengenalan wajah dan gestur yang didukung oleh AI canggih akan memberikan nilai lebih bagi pengguna.
Dengan berbagai inovasi yang ditawarkan, kacamata pintar Samsung ini bisa menjadi salah satu perangkat wearable terdepan di pasar dalam beberapa tahun mendatang. Dengan peluncuran yang direncanakan pada 2025, para penggemar teknologi dapat menantikan perangkat ini untuk membawa mereka lebih dekat dengan masa depan teknologi canggih dan augmented reality.
Ilustrasi hujan meteor di awal tahun 2025. (Pexels/Vittorio Staffolani)
Tahun 2025 diprediksi akan menjadi tahun yang luar biasa bagi para pecinta astronomi. Menurut Pusat Riset Antariksa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tahun depan akan dihiasi dengan serangkaian fenomena langit yang sangat dinantikan, seperti parade planet, gerhana bulan total, hingga berbagai hujan meteor yang memukau. Berikut adalah beberapa fenomena astronomi yang tidak boleh dilewatkan pada tahun 2025.
Parade Planet: Menyaksikan Lima Planet Sekaligus di Langit
Fenomena yang pertama adalah parade planet yang akan berlangsung pada awal tahun 2025. Ini adalah momen langka ketika beberapa planet di tata surya kita akan terlihat bersamaan di langit malam. Biasanya, planet-planet tidak dapat terlihat pada malam yang sama, namun pada tahun 2025, hingga lima planet akan tampak serempak, yakni Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Uranus.
Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus dapat dilihat dengan mata telanjang, memberikan pengalaman visual yang menakjubkan bagi siapa saja yang tertarik mengamati langit malam.
Sementara itu, Uranus, meski termasuk dalam parade, akan lebih sulit terlihat karena cahayanya yang redup dan kemiripannya dengan bintang-bintang di langit. Namun, bagi pengamat yang menggunakan teleskop, Uranus akan tampak lebih jelas.
Parade planet ini menawarkan kesempatan langka untuk menyaksikan keindahan alam semesta yang jarang terjadi, dan tentunya akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para pengamat langit di seluruh dunia, khususnya di Indonesia.
Gerhana Bulan Total: Puncak Kemerahan pada 7 September 2025
Selain parade planet, salah satu fenomena astronomi terbesar yang akan menghiasi langit Indonesia pada tahun 2025 adalah gerhana bulan total yang terjadi pada 7 September 2025. Fenomena ini diperkirakan akan berlangsung dari pukul 22.30 WIB hingga pukul 03.30 WIB keesokan harinya. Puncak gerhana bulan total, yang dikenal dengan sebutan Blood Moon, akan membuat bulan tampak kemerahan. Hal ini disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi yang memberikan warna merah pada bulan.
Menariknya, gerhana bulan total ini aman untuk diamati tanpa menggunakan alat bantu. Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena ini dengan mata telanjang, menjadikannya pengalaman yang mudah diakses oleh semua orang, bahkan bagi pemula dalam dunia astronomi.
Hujan Meteor: Keindahan Langit Sepanjang Tahun 2025
Tahun 2025 juga akan dipenuhi oleh hujan meteor yang menakjubkan, memberikan kesempatan bagi para pengamat langit untuk menyaksikan fenomena alam yang indah ini. Berikut adalah beberapa hujan meteor yang akan terjadi sepanjang tahun 2025:
Kuadrantids (Desember 2024 – Januari 2025): Hujan meteor pertama tahun ini, yang biasanya memunculkan hingga 50 meteor per jam.
Lirids (April): Hujan meteor ini diperkirakan menghasilkan sekitar 20 meteor per jam.
Eta Aquarids (April – Mei): Dikenal dengan kecepatan meteornya yang tinggi, hujan meteor ini bisa menghasilkan sekitar 30 meteor per jam.
Perseids (Juli – Agustus): Salah satu hujan meteor paling terkenal, yang sering menghasilkan hingga 100 meteor per jam, memunculkan tampilan langit yang spektakuler.
Draconids dan Orionids (Oktober): Hujan meteor ini memberikan pemandangan langit yang luar biasa dengan intensitas hingga 20 meteor per jam.
Leonids (November): Diperkirakan menghasilkan hingga 15 meteor per jam, hujan meteor ini akan memberikan tampilan langit yang menakjubkan.
Geminids (Desember): Menjadi puncak hujan meteor tahun ini, dengan lebih dari 100 meteor per jam yang memukau pengamat langit di seluruh dunia.
Setiap hujan meteor memiliki karakteristik uniknya sendiri, mulai dari jumlah meteor yang muncul hingga kecepatan meteornya yang berbeda-beda. Bagi para pengamat langit, fenomena ini memberikan pengalaman yang sangat menarik dan kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang alam semesta.
Mengapa Menyaksikan Fenomena Langit Ini Sangat Penting?
Mengamati fenomena langit seperti parade planet, gerhana bulan, dan hujan meteor tidak hanya memberikan keindahan visual yang luar biasa, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami lebih dalam tentang alam semesta. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk merenung dan memikirkan besarnya dunia yang kita huni serta peran kita di dalamnya.
Selain itu, fenomena astronomi seperti ini juga menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang ilmu astronomi, menginspirasi generasi muda untuk tertarik mempelajari lebih banyak tentang sains, teknologi, dan alam semesta.
Tahun 2025 akan menjadi tahun yang penuh dengan fenomena astronomi yang menakjubkan. Parade planet, gerhana bulan total, dan berbagai hujan meteor adalah beberapa acara langit yang harus Anda saksikan. Jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk mengamati keindahan langit dan memperluas pengetahuan Anda tentang alam semesta. Siapkan teleskop Anda, undang keluarga dan teman, dan nikmati keajaiban langit yang hanya datang sekali-sekali!
Skrining kanker paru menjadi langkah penting bagi individu yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit ini, terutama bagi perokok aktif dan kelompok rentan lainnya. Dr. Sita Laksmi Andarini, dari Divisi Imunologi dan Penyakit Paru Interstisial, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, menyarankan agar perokok aktif yang telah mencapai usia 40 tahun ke atas segera melakukan skrining untuk mendeteksi kanker paru sejak dini.
Kelompok Rentan yang Wajib Jalani Skrining
Dalam diskusi daring memperingati Bulan Kesadaran Kanker Paru, Dr. Sita menjelaskan bahwa kelompok usia 45 tahun ke atas yang merupakan perokok aktif atau mantan perokok dengan riwayat berhenti kurang dari 10 tahun masuk dalam kategori berisiko tinggi.
Selain itu, beberapa kelompok lain juga disarankan untuk menjalani skrining, seperti:
Pekerja tambang dan pekerja berisiko tinggi yang terpapar zat berbahaya seperti asbes atau bahan kimia tertentu.
Keluarga dengan riwayat kanker paru, karena faktor genetik dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker ini.
Kenapa Skrining Dini Sangat Penting?
Salah satu masalah utama dalam penanganan kanker paru adalah banyaknya pasien yang baru terdiagnosis pada stadium lanjut, khususnya stadium 4. Pada tahap ini, peluang kesembuhan menurun drastis karena kanker sudah menyebar luas di dalam tubuh.
Menurut Dr. Sita, keterlambatan diagnosis ini disebabkan oleh karakteristik kanker paru yang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Gejala baru muncul saat penyakit sudah mencapai tahap lanjut, seperti:
Sesak napas akibat cairan di paru-paru.
Batuk kronis berkepanjangan tanpa penyebab jelas.
"Kanker paru tidak memiliki gejala khas seperti penyakit kanker lainnya. Biasanya gejala baru muncul jika sudah ada cairan di paru-paru, yang menandakan bahwa pasien telah mencapai stadium 4," ungkap Dr. Sita.
Hal ini diperburuk oleh fakta bahwa paru-paru tidak memiliki indra perasa seperti organ lain, sehingga tubuh tidak dapat memberikan sinyal awal saat ada masalah di organ ini.
Data Mengkhawatirkan Tentang Kanker Paru
Kanker paru masih menjadi salah satu jenis kanker dengan tingkat kematian tertinggi di dunia. Pada tahun 2021, data menunjukkan ada 183.368 kasus kanker paru di Indonesia, dengan tingkat kematian mencapai 96 persen. Angka ini menunjukkan bahwa hampir semua pasien yang terdiagnosis akhirnya kehilangan nyawa akibat penyakit ini.
Dr. Sita menekankan bahwa rendahnya kesadaran untuk melakukan skrining sejak dini menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat kematian ini. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat, terutama kelompok risiko tinggi, untuk tidak menunda pemeriksaan.
Langkah Skrining untuk Deteksi Dini
Skrining kanker paru dapat dilakukan dengan metode seperti low-dose CT scan (LDCT), yang efektif mendeteksi keberadaan kanker paru pada tahap awal. Pemeriksaan ini sangat dianjurkan bagi:
Perokok aktif dengan usia di atas 40 tahun.
Mantan perokok dengan riwayat berhenti kurang dari 10 tahun.
Orang yang memiliki riwayat paparan zat berbahaya dalam pekerjaan.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya skrining kanker paru, diharapkan angka keterlambatan diagnosis dapat ditekan. Dr. Sita menambahkan bahwa pencegahan dan deteksi dini adalah kunci utama untuk mengurangi angka kematian akibat kanker paru.
"Jika kita bisa mendeteksi kanker sejak dini, peluang kesembuhan akan jauh lebih besar. Jangan tunggu sampai gejala muncul, karena pada saat itu biasanya sudah terlambat," tutup Dr. Sita.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, punya permintaan kepada Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam jelang ASEAN Cup 2024.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menaruh harapan besar pada dua pemain andalannya, Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam, dalam persiapan menghadapi Piala AFF 2024. Kedua pemain ini dipandang memiliki peran penting dalam membawa Skuad Garuda tampil maksimal di turnamen yang kini dikenal sebagai ASEAN Cup tersebut. Namun, Shin tak hanya memuji kemampuan mereka, ia juga memiliki permintaan khusus untuk keduanya demi kesuksesan Timnas Indonesia.
Peran Sentral Asnawi Mangkualam sebagai Pemain Senior
Asnawi Mangkualam menjadi pemain paling senior dalam skuad Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2024. Dalam daftar 33 pemain yang dipanggil, Shin Tae-yong lebih banyak mengandalkan pemain muda berusia di bawah 22 tahun, menjadikan Asnawi satu-satunya figur di atas kategori usia tersebut.
Bek kanan yang kini berusia 25 tahun ini telah mencatatkan 44 penampilan bersama Tim Merah Putih dan menyumbangkan 2 gol. Pengalaman dan kepemimpinannya di lapangan diharapkan menjadi panutan bagi para pemain muda lainnya. Shin secara terbuka menyatakan bahwa Asnawi perlu mengambil peran lebih besar dalam memimpin skuad muda Indonesia, baik di dalam maupun luar lapangan.
"Asnawi adalah pemain senior dengan pengalaman internasional yang luar biasa. Dia harus menjadi contoh bagi pemain muda, tidak hanya melalui performa di lapangan, tetapi juga sikap dan kepemimpinan," ujar Shin Tae-yong.
Harapan Besar untuk Marselino Ferdinan
Sementara itu, Marselino Ferdinan, pemain muda berbakat yang sudah menjadi pilar penting di Timnas Indonesia, juga mendapat perhatian khusus dari sang pelatih. Pemain yang sering disebut sebagai salah satu gelandang terbaik generasi muda Indonesia ini kembali dipanggil untuk memperkuat skuad.
Shin Tae-yong menilai Marselino memiliki potensi besar untuk menjadi pengatur serangan utama Timnas. Namun, ia mengingatkan bahwa tanggung jawab tersebut membutuhkan kedisiplinan, konsistensi, dan kerja keras.
"Marselino sudah menunjukkan perkembangan luar biasa. Dia punya bakat alami, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana dia terus menjaga performanya. Saya ingin dia lebih fokus dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," kata Shin.
Skuad Muda dengan Harapan Besar
Keputusan Shin Tae-yong untuk membawa mayoritas pemain muda di Piala AFF 2024 menunjukkan keberaniannya dalam mempersiapkan regenerasi di Timnas Indonesia. Beberapa nama lain yang juga diandalkan adalah Pratama Arhan, yang terkenal dengan lemparan jarak jauhnya, serta sejumlah pemain dari skuad U-22 yang sukses di SEA Games.
Meski begitu, Shin menyadari bahwa menghadapi turnamen sebesar Piala AFF dengan skuad muda memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, ia berharap peran senior seperti Asnawi dan Marselino bisa menjadi kunci keberhasilan Timnas di ajang tersebut.
Fokus Persiapan untuk ASEAN Cup 2024
Persiapan Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2024 kini tengah berjalan intensif. Shin Tae-yong berfokus pada pembentukan strategi yang solid dengan memaksimalkan potensi pemain muda, sambil memanfaatkan pengalaman pemain senior seperti Asnawi.
Turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi Shin Tae-yong setelah beberapa hasil positif yang diraih sebelumnya. Publik sepak bola Indonesia berharap kombinasi pemain muda berbakat dan pengalaman dari pemain senior bisa membawa Skuad Garuda meraih hasil terbaik.
Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam menjadi sorotan utama dalam persiapan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2024. Pelatih Shin Tae-yong secara terang-terangan menyatakan harapannya kepada kedua pemain andalan tersebut untuk tampil maksimal demi mendukung skuad muda Garuda di ajang dua tahunan ini.
Marselino Ferdinan: Pemain Muda dengan Catatan Impresif
Marselino Ferdinan, gelandang muda berusia 20 tahun yang kini bermain untuk Oxford United, telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pilar penting Timnas Indonesia. Sejak debutnya di Timnas senior pada usia 17 tahun, Marselino telah mengoleksi 29 caps dan mencetak 5 gol.
Catatan ini semakin impresif jika menilik kiprahnya di level junior. Bersama Timnas U-23, pemain berbakat ini mencatatkan 17 penampilan dengan torehan 6 gol. Tidak heran jika Shin Tae-yong menjadikannya salah satu pemain kunci untuk turnamen besar seperti Piala AFF.
Marselino juga sudah menunjukkan performa apik dalam uji coba melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (3/12/2024). Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Timnas Indonesia, Marselino menyumbang satu gol yang membuktikan kualitasnya sebagai gelandang serang yang tajam dan kreatif.
Berbeda dengan Marselino yang masih sangat muda, Asnawi Mangkualam menjadi pemain paling senior dalam skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024. Bek kanan berusia 25 tahun ini telah tampil 44 kali untuk Timnas senior dengan torehan 2 gol.
Meski usianya tidak lagi tergolong muda dibanding mayoritas pemain dalam skuad Garuda kali ini, pengalaman Asnawi sangat dibutuhkan untuk membimbing para pemain muda. Shin Tae-yong secara khusus menekankan pentingnya peran Asnawi sebagai pemimpin di dalam dan luar lapangan.
"Asnawi adalah sosok yang penting, terutama di tengah banyaknya pemain muda dalam tim ini. Dia harus menjadi contoh dan memberikan energi positif bagi seluruh tim," ujar Shin Tae-yong.
Harapan Shin Tae-yong untuk Marselino dan Asnawi
Shin Tae-yong tak hanya memuji kemampuan kedua pemain ini, tetapi juga memberikan permintaan khusus. Pelatih asal Korea Selatan tersebut berharap Marselino dan Asnawi bisa memberikan penampilan terbaik mereka selama turnamen.
Menurut Shin, kehadiran dua pemain ini akan menjadi faktor penentu, terutama mengingat Grup B yang dihuni Timnas Indonesia berisi lawan-lawan tangguh seperti Vietnam, Myanmar, Laos, dan Filipina.
"Mereka memiliki kualitas yang luar biasa. Namun, mereka harus menunjukkan 100 persen kemampuan mereka untuk benar-benar membantu tim ini," tegas Shin Tae-yong.
Marselino Ferdinan telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak uji coba melawan Bali United, sementara Asnawi Mangkualam masih harus menyelesaikan tugasnya bersama Port FC di ajang AFC Champions League Two. Asnawi dijadwalkan bergabung dengan Timnas pada 6 Desember 2024, menjelang laga perdana di Myanmar pada 9 Desember 2024.
Kehadiran Asnawi di saat-saat terakhir menjadi tantangan tersendiri, tetapi Shin yakin bek senior tersebut dapat langsung beradaptasi dengan skuad muda.
Presiden Yoon Suk Yeol resmi cabut status darurat militer Korea Selatan. (via REUTERS/The Presidential Office)
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, secara resmi mencabut status darurat militer yang sebelumnya diberlakukan pada Selasa (3/12) malam. Keputusan pencabutan ini diambil hanya dalam waktu kurang dari 12 jam, menyusul tekanan dari Majelis Nasional yang dikuasai partai oposisi. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Yoon dalam rapat kabinet darurat pada Rabu (4/12), di mana hasil voting Majelis Nasional yang menolak status darurat militer juga disahkan.
Status Darurat yang Kontroversial
Status darurat militer diumumkan Yoon pada Selasa malam pukul 22.00 waktu setempat dan mulai berlaku satu jam kemudian, tepatnya pukul 23.00. Dalam pidato yang disiarkan di televisi nasional, Yoon menyebut adanya "kekuatan anti-negara" yang mengancam demokrasi dan kebahagiaan rakyat Korea Selatan. Ia juga mengaitkan ancaman tersebut dengan komunis Korea Utara yang dinilainya sebagai bahaya besar bagi negara.
Namun, yang mengejutkan banyak pihak adalah fokus Yoon yang justru lebih banyak membahas masalah politik domestik. Dalam pidatonya, ia menuduh Majelis Nasional—yang saat ini didominasi oleh partai oposisi—sebagai "kekuatan anti-negara" dan "sarang penjahat". Yoon bahkan menyebut para legislator oposisi sebagai "diktator" yang merusak tatanan demokrasi dan melemahkan fungsi pemerintahan.
Yoon mengkritik tajam keputusan Majelis Nasional yang memangkas anggaran untuk program-program penting, seperti pemberantasan narkoba dan peningkatan keamanan publik. Ia juga menuding parlemen sengaja menghambat kinerja peradilan dan administrasi negara, sehingga situasi semakin tegang di tengah masyarakat.
Respon Cepat dari Parlemen dan Publik
Deklarasi darurat militer ini memicu reaksi keras, baik dari parlemen maupun masyarakat. Tidak lama setelah status itu diberlakukan, sekitar 190 anggota Majelis Nasional berkumpul di gedung parlemen untuk menggelar sidang pleno darurat. Dalam voting yang dilakukan dini hari, mayoritas anggota parlemen sepakat menolak status darurat militer dan mendesak Presiden Yoon untuk segera mencabutnya.
Di luar gedung Majelis Nasional, ribuan warga turun ke jalan menggelar protes. Mereka menuntut perlindungan terhadap demokrasi dan meminta parlemen segera mengambil langkah hukum untuk memakzulkan Yoon. Demonstran juga menuduh Presiden menggunakan status darurat militer sebagai alat politik untuk menyerang oposisi dan mempertahankan kekuasaannya.
Meski status darurat militer telah dicabut, keputusan Yoon ini meninggalkan polemik besar di Korea Selatan. Beberapa analis politik menyebut langkah Yoon sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang berpotensi merusak stabilitas demokrasi di negara tersebut.
Sementara itu, oposisi terus mendesak penyelidikan lebih lanjut terkait tindakan Yoon, termasuk kemungkinan memulai proses pemakzulan. Dengan situasi politik yang semakin memanas, keputusan Yoon ini diperkirakan akan menjadi isu besar dalam politik Korea Selatan selama beberapa bulan ke depan.
Pandangan Media dan Pakar Internasional
Sejumlah media lokal menilai tindakan Yoon menunjukkan tanda-tanda otoritarianisme. Pakar hubungan internasional juga memperingatkan bahwa retorika Yoon yang menyebut ancaman dari Korea Utara, tetapi fokus menyerang lawan politik domestik, dapat melemahkan kredibilitas Korea Selatan di mata dunia.
Dengan langkah kontroversial ini, Yoon kini berada dalam tekanan politik yang berat, baik dari oposisi, masyarakat, maupun komunitas internasional. Upaya untuk memulihkan kepercayaan publik dan stabilitas politik menjadi tantangan besar bagi pemerintahannya ke depan.
Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.