Friday, December 6, 2024

/

 

Ilustrasi

Pendakwah ternama Miftah Maulana Habiburrahman, yang akrab disapa Gus Miftah, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Pengumuman tersebut disampaikan Gus Miftah dalam konferensi pers di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (6/12) siang.

Dalam kesempatan itu, Gus Miftah menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui proses pertimbangan yang mendalam.

"Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, serta dengan penuh kesadaran, saya ingin menyampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," ungkapnya.

Gus Miftah menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan karena tekanan atau permintaan pihak tertentu. Keputusan tersebut, katanya, didasarkan pada rasa hormat dan tanggung jawabnya kepada Presiden Prabowo Subianto serta masyarakat Indonesia.


Kontroversi dan Desakan Publik

Keputusan mundur ini muncul di tengah sorotan publik akibat kontroversi yang melibatkan Gus Miftah beberapa waktu lalu. Ia menjadi perbincangan luas setelah video yang menunjukkan dirinya mengolok seorang penjual es teh di Magelang viral di media sosial. Dalam video tersebut, Gus Miftah menyebut penjual bernama Sunhaji dengan kata-kata tidak pantas, seperti "goblok", ketika diminta memborong dagangan Sunhaji di sebuah forum pengajian.

Insiden tersebut memicu gelombang kritik, baik dari masyarakat umum maupun tokoh politik. Bahkan, sejumlah petisi daring yang mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Gus Miftah dari jabatannya muncul di situs Change.org.

Salah satu petisi berjudul "Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden" telah ditandatangani lebih dari 254 ribu orang per Jumat pagi. Jumlah ini melonjak drastis sejak petisi diluncurkan pada Rabu (4/12) malam.

Baca juga yang lain


Respons Presiden dan Permintaan Maaf Gus Miftah

Presiden Prabowo Subianto disebutkan telah menegur Gus Miftah melalui Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya. Menanggapi kecaman tersebut, Gus Miftah sempat mengunggah video permintaan maaf dan mendatangi langsung Sunhaji untuk menyampaikan maaf secara pribadi.

Sunhaji, di sisi lain, juga telah mengunjungi kediaman Gus Miftah untuk menjernihkan suasana. Namun, tekanan publik terus bergulir hingga akhirnya Gus Miftah memutuskan untuk mundur.

"Keputusan ini saya ambil bukan karena saya terpaksa, melainkan karena rasa cinta dan tanggung jawab saya kepada Presiden Prabowo serta seluruh masyarakat," ujarnya.

 

Pernyataan Kantor Kepresidenan

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Ujang Komaruddin, menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto mendengar dan mempertimbangkan seluruh masukan masyarakat terkait isu ini.

"Semua aspirasi dari warga negara Indonesia, baik dari tokoh bangsa maupun masyarakat umum, akan ditampung dan diperhatikan oleh Presiden," jelas Ujang.

Baca juga: Kacamata Pintar Samsung Siap Rilis Januari, Inilah Bocoran Spesifikasinya!


Pengunduran diri Gus Miftah menjadi pelajaran penting tentang tanggung jawab seorang pejabat publik dalam menjaga sikap dan perilakunya. Meski mengundurkan diri, Gus Miftah menyatakan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk terus berdakwah dan menyebarkan pesan-pesan positif kepada masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepresidenan serta kerukunan beragama di Indonesia.

Tonton video berikut: Klik di sini!



Tuesday, December 3, 2024

/

 

Ilustrasi. Samsung dikabarkan akan memperkenalkan kacamata pintar mereka Januari mendatang, bertepatan dengan peluncuran Hp flagship Galaxy S25. (Foto: dok. Facebook)


Samsung dilaporkan akan meluncurkan perangkat terbarunya, yaitu kacamata pintar, pada Januari 2025. Peluncuran ini bertepatan dengan debut flagship terbaru mereka, Galaxy S25. Menurut informasi yang diterima, pengumuman mengenai kacamata pintar ini akan dilakukan melalui video atau gambar, mirip dengan cara Samsung memperkenalkan Galaxy Ring awal tahun ini. Meskipun pengumuman besar diperkirakan akan dilakukan pada Januari, kacamata pintar Samsung ini kemungkinan baru akan diluncurkan secara resmi pada kuartal ketiga tahun 2025.

Kacamata pintar Samsung merupakan bagian dari proyek XR (Extended Reality) yang telah dikerjakan bersama Google sejak kerja sama diumumkan pada Februari 2023. Sebelumnya, perangkat ini dikabarkan hasil kolaborasi antara Samsung, Google, dan Qualcomm, dengan rencana produksi awal mencapai 500.000 unit.


Bocoran Spesifikasi Kacamata Pintar Samsung

Berdasarkan laporan terbaru, kacamata pintar ini tidak akan dilengkapi dengan layar, namun akan menawarkan sejumlah fitur canggih yang sangat menarik. Dengan bobot sekitar 50 gram, perangkat ini memiliki desain yang mirip dengan kacamata pintar Ray-Ban dari Meta, namun dengan beberapa perbedaan signifikan dalam hal fitur dan performa.

Baca juga yang lain

Kacamata pintar Samsung ini akan berjalan di platform berbasis Android dan dirancang untuk mendukung pengenalan gestur serta pengenalan wajah yang menggunakan teknologi AI canggih dari Google Gemini. Teknologi ini diharapkan memberikan pengalaman lebih maju dibandingkan dengan kacamata pintar Meta yang menggunakan chipset AR1.

Fitur-fitur lain yang akan disematkan di perangkat ini termasuk kemampuan pembayaran tertentu, serta integrasi dengan teknologi terbaru dari Google, yang diperkirakan akan memberikan pengalaman yang lebih lancar dan inovatif. Dengan AI dari Google Gemini, kacamata pintar ini diprediksi akan jauh lebih canggih dibandingkan perangkat serupa lainnya di pasar.


Perangkat Canggih Hasil Kolaborasi Samsung, Google, dan Qualcomm

Kacamata pintar Samsung adalah salah satu hasil dari kolaborasi besar antara Samsung, Google, dan Qualcomm yang berfokus pada pengembangan teknologi XR (Extended Reality). Teknologi XR sendiri menggabungkan dunia nyata dengan elemen-elemen virtual, memberikan pengalaman baru yang mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat digital.

Selain itu, meskipun perangkat ini diprediksi akan meluncur pada 2025, rencana awal Samsung sempat mencatatkan peluncuran pada 2024. Namun, setelah melihat peluncuran headset Vision Pro dari Apple dan respons pasar terhadap perangkat tersebut, Samsung tampaknya memilih untuk menunda peluncurannya dan menyesuaikan strategi dengan kebutuhan pasar yang lebih matang.

Beberapa laporan terbaru juga mengungkapkan bahwa Samsung tengah mengembangkan paten untuk headset VR/AR yang kemungkinan besar akan terintegrasi dengan kacamata pintar ini. Hal ini menunjukkan bahwa Samsung sedang mempersiapkan ekosistem XR yang lebih lengkap, memberikan pengalaman imersif yang lebih mendalam bagi pengguna.

Tonton video berikut: Klik disini!



Masa Depan Kacamata Pintar Samsung: Integrasi Teknologi Canggih

Kacamata pintar Samsung ini diharapkan menjadi perangkat yang sangat berbeda dan lebih canggih dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya, dengan kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dari berbagai perusahaan besar, seperti Google dan Qualcomm. Fitur seperti pengenalan wajah dan gestur yang didukung oleh AI canggih akan memberikan nilai lebih bagi pengguna.

Dengan berbagai inovasi yang ditawarkan, kacamata pintar Samsung ini bisa menjadi salah satu perangkat wearable terdepan di pasar dalam beberapa tahun mendatang. Dengan peluncuran yang direncanakan pada 2025, para penggemar teknologi dapat menantikan perangkat ini untuk membawa mereka lebih dekat dengan masa depan teknologi canggih dan augmented reality.


Baca juga:  Jadwal Fenomena Langit 2025: Parade Planet, Gerhana, dan Hujan Meteor yang Memukau

/

Ilustrasi hujan meteor di awal tahun 2025. (Pexels/Vittorio Staffolani)
 

Tahun 2025 diprediksi akan menjadi tahun yang luar biasa bagi para pecinta astronomi. Menurut Pusat Riset Antariksa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tahun depan akan dihiasi dengan serangkaian fenomena langit yang sangat dinantikan, seperti parade planet, gerhana bulan total, hingga berbagai hujan meteor yang memukau. Berikut adalah beberapa fenomena astronomi yang tidak boleh dilewatkan pada tahun 2025.


Parade Planet: Menyaksikan Lima Planet Sekaligus di Langit

Fenomena yang pertama adalah parade planet yang akan berlangsung pada awal tahun 2025. Ini adalah momen langka ketika beberapa planet di tata surya kita akan terlihat bersamaan di langit malam. Biasanya, planet-planet tidak dapat terlihat pada malam yang sama, namun pada tahun 2025, hingga lima planet akan tampak serempak, yakni Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Uranus.

  • Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus dapat dilihat dengan mata telanjang, memberikan pengalaman visual yang menakjubkan bagi siapa saja yang tertarik mengamati langit malam.
  • Sementara itu, Uranus, meski termasuk dalam parade, akan lebih sulit terlihat karena cahayanya yang redup dan kemiripannya dengan bintang-bintang di langit. Namun, bagi pengamat yang menggunakan teleskop, Uranus akan tampak lebih jelas.

Parade planet ini menawarkan kesempatan langka untuk menyaksikan keindahan alam semesta yang jarang terjadi, dan tentunya akan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para pengamat langit di seluruh dunia, khususnya di Indonesia.

Tonton video berikut: Klik disini!



Gerhana Bulan Total: Puncak Kemerahan pada 7 September 2025

Selain parade planet, salah satu fenomena astronomi terbesar yang akan menghiasi langit Indonesia pada tahun 2025 adalah gerhana bulan total yang terjadi pada 7 September 2025. Fenomena ini diperkirakan akan berlangsung dari pukul 22.30 WIB hingga pukul 03.30 WIB keesokan harinya. Puncak gerhana bulan total, yang dikenal dengan sebutan Blood Moon, akan membuat bulan tampak kemerahan. Hal ini disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi yang memberikan warna merah pada bulan.

Menariknya, gerhana bulan total ini aman untuk diamati tanpa menggunakan alat bantu. Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena ini dengan mata telanjang, menjadikannya pengalaman yang mudah diakses oleh semua orang, bahkan bagi pemula dalam dunia astronomi.


Hujan Meteor: Keindahan Langit Sepanjang Tahun 2025

Tahun 2025 juga akan dipenuhi oleh hujan meteor yang menakjubkan, memberikan kesempatan bagi para pengamat langit untuk menyaksikan fenomena alam yang indah ini. Berikut adalah beberapa hujan meteor yang akan terjadi sepanjang tahun 2025:

  1. Kuadrantids (Desember 2024 – Januari 2025): Hujan meteor pertama tahun ini, yang biasanya memunculkan hingga 50 meteor per jam.
  2. Lirids (April): Hujan meteor ini diperkirakan menghasilkan sekitar 20 meteor per jam.
  3. Eta Aquarids (April – Mei): Dikenal dengan kecepatan meteornya yang tinggi, hujan meteor ini bisa menghasilkan sekitar 30 meteor per jam.
  4. Perseids (Juli – Agustus): Salah satu hujan meteor paling terkenal, yang sering menghasilkan hingga 100 meteor per jam, memunculkan tampilan langit yang spektakuler.
  5. Draconids dan Orionids (Oktober): Hujan meteor ini memberikan pemandangan langit yang luar biasa dengan intensitas hingga 20 meteor per jam.
  6. Leonids (November): Diperkirakan menghasilkan hingga 15 meteor per jam, hujan meteor ini akan memberikan tampilan langit yang menakjubkan.
  7. Geminids (Desember): Menjadi puncak hujan meteor tahun ini, dengan lebih dari 100 meteor per jam yang memukau pengamat langit di seluruh dunia.

Setiap hujan meteor memiliki karakteristik uniknya sendiri, mulai dari jumlah meteor yang muncul hingga kecepatan meteornya yang berbeda-beda. Bagi para pengamat langit, fenomena ini memberikan pengalaman yang sangat menarik dan kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang alam semesta.


Baca juga: Dokter Imbau Perokok Aktif 40 Tahun ke Atas Jalani Skrining Kanker Paru


Mengapa Menyaksikan Fenomena Langit Ini Sangat Penting?

Mengamati fenomena langit seperti parade planet, gerhana bulan, dan hujan meteor tidak hanya memberikan keindahan visual yang luar biasa, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami lebih dalam tentang alam semesta. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk merenung dan memikirkan besarnya dunia yang kita huni serta peran kita di dalamnya.

Selain itu, fenomena astronomi seperti ini juga menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang ilmu astronomi, menginspirasi generasi muda untuk tertarik mempelajari lebih banyak tentang sains, teknologi, dan alam semesta.

Detail selengkapnya ada di sini!


Kesimpulan

Tahun 2025 akan menjadi tahun yang penuh dengan fenomena astronomi yang menakjubkan. Parade planet, gerhana bulan total, dan berbagai hujan meteor adalah beberapa acara langit yang harus Anda saksikan. Jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk mengamati keindahan langit dan memperluas pengetahuan Anda tentang alam semesta. Siapkan teleskop Anda, undang keluarga dan teman, dan nikmati keajaiban langit yang hanya datang sekali-sekali!

/

 

Ilustrasi - rongent paru. (ANTARA/dok)

Skrining kanker paru menjadi langkah penting bagi individu yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit ini, terutama bagi perokok aktif dan kelompok rentan lainnya. Dr. Sita Laksmi Andarini, dari Divisi Imunologi dan Penyakit Paru Interstisial, Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, menyarankan agar perokok aktif yang telah mencapai usia 40 tahun ke atas segera melakukan skrining untuk mendeteksi kanker paru sejak dini.


Kelompok Rentan yang Wajib Jalani Skrining

Dalam diskusi daring memperingati Bulan Kesadaran Kanker Paru, Dr. Sita menjelaskan bahwa kelompok usia 45 tahun ke atas yang merupakan perokok aktif atau mantan perokok dengan riwayat berhenti kurang dari 10 tahun masuk dalam kategori berisiko tinggi.

Selain itu, beberapa kelompok lain juga disarankan untuk menjalani skrining, seperti:

  • Pekerja tambang dan pekerja berisiko tinggi yang terpapar zat berbahaya seperti asbes atau bahan kimia tertentu.
  • Keluarga dengan riwayat kanker paru, karena faktor genetik dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker ini.

Kenapa Skrining Dini Sangat Penting?

Salah satu masalah utama dalam penanganan kanker paru adalah banyaknya pasien yang baru terdiagnosis pada stadium lanjut, khususnya stadium 4. Pada tahap ini, peluang kesembuhan menurun drastis karena kanker sudah menyebar luas di dalam tubuh.

Menurut Dr. Sita, keterlambatan diagnosis ini disebabkan oleh karakteristik kanker paru yang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Gejala baru muncul saat penyakit sudah mencapai tahap lanjut, seperti:

  • Sesak napas akibat cairan di paru-paru.
  • Batuk kronis berkepanjangan tanpa penyebab jelas.

"Kanker paru tidak memiliki gejala khas seperti penyakit kanker lainnya. Biasanya gejala baru muncul jika sudah ada cairan di paru-paru, yang menandakan bahwa pasien telah mencapai stadium 4," ungkap Dr. Sita.

Hal ini diperburuk oleh fakta bahwa paru-paru tidak memiliki indra perasa seperti organ lain, sehingga tubuh tidak dapat memberikan sinyal awal saat ada masalah di organ ini.


Data Mengkhawatirkan Tentang Kanker Paru

Kanker paru masih menjadi salah satu jenis kanker dengan tingkat kematian tertinggi di dunia. Pada tahun 2021, data menunjukkan ada 183.368 kasus kanker paru di Indonesia, dengan tingkat kematian mencapai 96 persen. Angka ini menunjukkan bahwa hampir semua pasien yang terdiagnosis akhirnya kehilangan nyawa akibat penyakit ini.

Dr. Sita menekankan bahwa rendahnya kesadaran untuk melakukan skrining sejak dini menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat kematian ini. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat, terutama kelompok risiko tinggi, untuk tidak menunda pemeriksaan.


Langkah Skrining untuk Deteksi Dini

Skrining kanker paru dapat dilakukan dengan metode seperti low-dose CT scan (LDCT), yang efektif mendeteksi keberadaan kanker paru pada tahap awal. Pemeriksaan ini sangat dianjurkan bagi:

  • Perokok aktif dengan usia di atas 40 tahun.
  • Mantan perokok dengan riwayat berhenti kurang dari 10 tahun.
  • Orang yang memiliki riwayat paparan zat berbahaya dalam pekerjaan.


Harapan untuk Masa Depan

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya skrining kanker paru, diharapkan angka keterlambatan diagnosis dapat ditekan. Dr. Sita menambahkan bahwa pencegahan dan deteksi dini adalah kunci utama untuk mengurangi angka kematian akibat kanker paru.

"Jika kita bisa mendeteksi kanker sejak dini, peluang kesembuhan akan jauh lebih besar. Jangan tunggu sampai gejala muncul, karena pada saat itu biasanya sudah terlambat," tutup Dr. Sita.

Detail selengkapnya ada di sini! 

Tonton video berikut: Klik di sini!



/

 

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, punya permintaan kepada Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam jelang ASEAN Cup 2024.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menaruh harapan besar pada dua pemain andalannya, Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam, dalam persiapan menghadapi Piala AFF 2024. Kedua pemain ini dipandang memiliki peran penting dalam membawa Skuad Garuda tampil maksimal di turnamen yang kini dikenal sebagai ASEAN Cup tersebut. Namun, Shin tak hanya memuji kemampuan mereka, ia juga memiliki permintaan khusus untuk keduanya demi kesuksesan Timnas Indonesia.


Peran Sentral Asnawi Mangkualam sebagai Pemain Senior

Asnawi Mangkualam menjadi pemain paling senior dalam skuad Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2024. Dalam daftar 33 pemain yang dipanggil, Shin Tae-yong lebih banyak mengandalkan pemain muda berusia di bawah 22 tahun, menjadikan Asnawi satu-satunya figur di atas kategori usia tersebut.

Bek kanan yang kini berusia 25 tahun ini telah mencatatkan 44 penampilan bersama Tim Merah Putih dan menyumbangkan 2 gol. Pengalaman dan kepemimpinannya di lapangan diharapkan menjadi panutan bagi para pemain muda lainnya. Shin secara terbuka menyatakan bahwa Asnawi perlu mengambil peran lebih besar dalam memimpin skuad muda Indonesia, baik di dalam maupun luar lapangan.

"Asnawi adalah pemain senior dengan pengalaman internasional yang luar biasa. Dia harus menjadi contoh bagi pemain muda, tidak hanya melalui performa di lapangan, tetapi juga sikap dan kepemimpinan," ujar Shin Tae-yong.

 

Harapan Besar untuk Marselino Ferdinan

Sementara itu, Marselino Ferdinan, pemain muda berbakat yang sudah menjadi pilar penting di Timnas Indonesia, juga mendapat perhatian khusus dari sang pelatih. Pemain yang sering disebut sebagai salah satu gelandang terbaik generasi muda Indonesia ini kembali dipanggil untuk memperkuat skuad.

Shin Tae-yong menilai Marselino memiliki potensi besar untuk menjadi pengatur serangan utama Timnas. Namun, ia mengingatkan bahwa tanggung jawab tersebut membutuhkan kedisiplinan, konsistensi, dan kerja keras.

"Marselino sudah menunjukkan perkembangan luar biasa. Dia punya bakat alami, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana dia terus menjaga performanya. Saya ingin dia lebih fokus dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," kata Shin.


Skuad Muda dengan Harapan Besar

Keputusan Shin Tae-yong untuk membawa mayoritas pemain muda di Piala AFF 2024 menunjukkan keberaniannya dalam mempersiapkan regenerasi di Timnas Indonesia. Beberapa nama lain yang juga diandalkan adalah Pratama Arhan, yang terkenal dengan lemparan jarak jauhnya, serta sejumlah pemain dari skuad U-22 yang sukses di SEA Games.

Meski begitu, Shin menyadari bahwa menghadapi turnamen sebesar Piala AFF dengan skuad muda memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, ia berharap peran senior seperti Asnawi dan Marselino bisa menjadi kunci keberhasilan Timnas di ajang tersebut.


Fokus Persiapan untuk ASEAN Cup 2024

Persiapan Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2024 kini tengah berjalan intensif. Shin Tae-yong berfokus pada pembentukan strategi yang solid dengan memaksimalkan potensi pemain muda, sambil memanfaatkan pengalaman pemain senior seperti Asnawi.

Turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi Shin Tae-yong setelah beberapa hasil positif yang diraih sebelumnya. Publik sepak bola Indonesia berharap kombinasi pemain muda berbakat dan pengalaman dari pemain senior bisa membawa Skuad Garuda meraih hasil terbaik.

Simak video berikut: Klik disini!


Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam menjadi sorotan utama dalam persiapan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2024. Pelatih Shin Tae-yong secara terang-terangan menyatakan harapannya kepada kedua pemain andalan tersebut untuk tampil maksimal demi mendukung skuad muda Garuda di ajang dua tahunan ini.


Marselino Ferdinan: Pemain Muda dengan Catatan Impresif

Marselino Ferdinan, gelandang muda berusia 20 tahun yang kini bermain untuk Oxford United, telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pilar penting Timnas Indonesia. Sejak debutnya di Timnas senior pada usia 17 tahun, Marselino telah mengoleksi 29 caps dan mencetak 5 gol.

Catatan ini semakin impresif jika menilik kiprahnya di level junior. Bersama Timnas U-23, pemain berbakat ini mencatatkan 17 penampilan dengan torehan 6 gol. Tidak heran jika Shin Tae-yong menjadikannya salah satu pemain kunci untuk turnamen besar seperti Piala AFF.

Marselino juga sudah menunjukkan performa apik dalam uji coba melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (3/12/2024). Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Timnas Indonesia, Marselino menyumbang satu gol yang membuktikan kualitasnya sebagai gelandang serang yang tajam dan kreatif.

Baca juga yang lain


Asnawi Mangkualam: Pemimpin di Skuad Muda

Berbeda dengan Marselino yang masih sangat muda, Asnawi Mangkualam menjadi pemain paling senior dalam skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024. Bek kanan berusia 25 tahun ini telah tampil 44 kali untuk Timnas senior dengan torehan 2 gol.

Meski usianya tidak lagi tergolong muda dibanding mayoritas pemain dalam skuad Garuda kali ini, pengalaman Asnawi sangat dibutuhkan untuk membimbing para pemain muda. Shin Tae-yong secara khusus menekankan pentingnya peran Asnawi sebagai pemimpin di dalam dan luar lapangan.

"Asnawi adalah sosok yang penting, terutama di tengah banyaknya pemain muda dalam tim ini. Dia harus menjadi contoh dan memberikan energi positif bagi seluruh tim," ujar Shin Tae-yong.


Harapan Shin Tae-yong untuk Marselino dan Asnawi

Shin Tae-yong tak hanya memuji kemampuan kedua pemain ini, tetapi juga memberikan permintaan khusus. Pelatih asal Korea Selatan tersebut berharap Marselino dan Asnawi bisa memberikan penampilan terbaik mereka selama turnamen.

Menurut Shin, kehadiran dua pemain ini akan menjadi faktor penentu, terutama mengingat Grup B yang dihuni Timnas Indonesia berisi lawan-lawan tangguh seperti Vietnam, Myanmar, Laos, dan Filipina.

"Mereka memiliki kualitas yang luar biasa. Namun, mereka harus menunjukkan 100 persen kemampuan mereka untuk benar-benar membantu tim ini," tegas Shin Tae-yong.


Baca juga: Presiden Yoon Resmi Akhiri Status Darurat Militer di Korea Selatan


Persiapan Marselino dan Asnawi untuk Piala AFF

Marselino Ferdinan telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak uji coba melawan Bali United, sementara Asnawi Mangkualam masih harus menyelesaikan tugasnya bersama Port FC di ajang AFC Champions League Two. Asnawi dijadwalkan bergabung dengan Timnas pada 6 Desember 2024, menjelang laga perdana di Myanmar pada 9 Desember 2024.

Kehadiran Asnawi di saat-saat terakhir menjadi tantangan tersendiri, tetapi Shin yakin bek senior tersebut dapat langsung beradaptasi dengan skuad muda.

/


Presiden Yoon Suk Yeol resmi cabut status darurat militer Korea Selatan. (via REUTERS/The Presidential Office)

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, secara resmi mencabut status darurat militer yang sebelumnya diberlakukan pada Selasa (3/12) malam. Keputusan pencabutan ini diambil hanya dalam waktu kurang dari 12 jam, menyusul tekanan dari Majelis Nasional yang dikuasai partai oposisi. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Yoon dalam rapat kabinet darurat pada Rabu (4/12), di mana hasil voting Majelis Nasional yang menolak status darurat militer juga disahkan.


Status Darurat yang Kontroversial

Status darurat militer diumumkan Yoon pada Selasa malam pukul 22.00 waktu setempat dan mulai berlaku satu jam kemudian, tepatnya pukul 23.00. Dalam pidato yang disiarkan di televisi nasional, Yoon menyebut adanya "kekuatan anti-negara" yang mengancam demokrasi dan kebahagiaan rakyat Korea Selatan. Ia juga mengaitkan ancaman tersebut dengan komunis Korea Utara yang dinilainya sebagai bahaya besar bagi negara.

Namun, yang mengejutkan banyak pihak adalah fokus Yoon yang justru lebih banyak membahas masalah politik domestik. Dalam pidatonya, ia menuduh Majelis Nasional—yang saat ini didominasi oleh partai oposisi—sebagai "kekuatan anti-negara" dan "sarang penjahat". Yoon bahkan menyebut para legislator oposisi sebagai "diktator" yang merusak tatanan demokrasi dan melemahkan fungsi pemerintahan.

Yoon mengkritik tajam keputusan Majelis Nasional yang memangkas anggaran untuk program-program penting, seperti pemberantasan narkoba dan peningkatan keamanan publik. Ia juga menuding parlemen sengaja menghambat kinerja peradilan dan administrasi negara, sehingga situasi semakin tegang di tengah masyarakat.


Respon Cepat dari Parlemen dan Publik

Deklarasi darurat militer ini memicu reaksi keras, baik dari parlemen maupun masyarakat. Tidak lama setelah status itu diberlakukan, sekitar 190 anggota Majelis Nasional berkumpul di gedung parlemen untuk menggelar sidang pleno darurat. Dalam voting yang dilakukan dini hari, mayoritas anggota parlemen sepakat menolak status darurat militer dan mendesak Presiden Yoon untuk segera mencabutnya.

Di luar gedung Majelis Nasional, ribuan warga turun ke jalan menggelar protes. Mereka menuntut perlindungan terhadap demokrasi dan meminta parlemen segera mengambil langkah hukum untuk memakzulkan Yoon. Demonstran juga menuduh Presiden menggunakan status darurat militer sebagai alat politik untuk menyerang oposisi dan mempertahankan kekuasaannya.

Tonton video berikut: Klik disini!



Menyisakan Polemik

Meski status darurat militer telah dicabut, keputusan Yoon ini meninggalkan polemik besar di Korea Selatan. Beberapa analis politik menyebut langkah Yoon sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang berpotensi merusak stabilitas demokrasi di negara tersebut.

Sementara itu, oposisi terus mendesak penyelidikan lebih lanjut terkait tindakan Yoon, termasuk kemungkinan memulai proses pemakzulan. Dengan situasi politik yang semakin memanas, keputusan Yoon ini diperkirakan akan menjadi isu besar dalam politik Korea Selatan selama beberapa bulan ke depan.


Pandangan Media dan Pakar Internasional

Sejumlah media lokal menilai tindakan Yoon menunjukkan tanda-tanda otoritarianisme. Pakar hubungan internasional juga memperingatkan bahwa retorika Yoon yang menyebut ancaman dari Korea Utara, tetapi fokus menyerang lawan politik domestik, dapat melemahkan kredibilitas Korea Selatan di mata dunia.

Dengan langkah kontroversial ini, Yoon kini berada dalam tekanan politik yang berat, baik dari oposisi, masyarakat, maupun komunitas internasional. Upaya untuk memulihkan kepercayaan publik dan stabilitas politik menjadi tantangan besar bagi pemerintahannya ke depan.


Baca juga: Kenangan Manis Taehyung BTS dan Yeontan yang Menginspirasi Dunia

Baca juga yang lain



/

Dunia K-Pop dikejutkan dengan kabar duka dari Kim Taehyung, atau V dari BTS, yang mengumumkan kepergian anjing kesayangannya, Yeontan. Dalam momen yang penuh emosi, Taehyung menyampaikan pesan mendalam melalui media sosial untuk mengenang sahabat kecilnya yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya selama bertahun-tahun.


Baca juga: Hunter Biden: Putra Joe Biden dan Kontroversinya


Kenangan Tak Terlupakan Bersama Yeontan

Yeontan pertama kali diperkenalkan kepada ARMY (penggemar BTS) pada tahun 2017. Sejak itu, ia menjadi simbol cinta dan kasih sayang yang ditunjukkan Taehyung kepada keluarganya, termasuk hewan peliharaannya. Namun, perjalanan hidup Yeontan tidaklah mudah. Ia lahir dengan kondisi kesehatan serius, termasuk gangguan pernapasan yang memaksanya menjalani dua operasi besar. Sayangnya, operasi tersebut gagal memberikan solusi permanen. Meski demikian, Yeontan tetap menunjukkan semangat juang luar biasa, dan Taehyung tidak pernah menyerah untuk merawatnya dengan cinta dan perhatian penuh​.


Kim Taehyung aka V of BTS on Yeontan.


Pesan Emosional dari Taehyung

Dalam unggahan perpisahannya, Taehyung mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Yeontan. Ia mengenang keberanian dan ketabahan anjing kecil itu dalam menghadapi tantangan hidupnya. Pesan ini membuat ARMY di seluruh dunia bersimpati dan mengenang momen-momen indah Yeontan dalam hidup Taehyung. Para penggemar pun mengungkapkan dukungan dan cinta mereka melalui tagar-tagar yang menjadi trending di media sosial.


Bagian dari Keluarga BTS

Yeontan tidak hanya istimewa bagi Taehyung tetapi juga dekat dengan anggota BTS lainnya. Banyak momen lucu dan menggemaskan antara Yeontan dan anggota BTS yang terekam, membuatnya menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga besar BTS. Bagi ARMY, Yeontan adalah cerminan dari kehangatan dan cinta yang tulus​.


Cinta Tanpa Syarat

Jelaskan bagaimana hubungan antara Taehyung dan Yeontan mengajarkan dunia tentang cinta tanpa syarat. Tambahkan kutipan emosional dari Taehyung, seperti:

"Tannie, terima kasih telah menjadi cahaya dalam hidupku. Aku akan selalu mencintaimu."


Inspirasi dari Perjuangan Yeontan

Soroti keberanian Yeontan yang terus berjuang meski dengan kondisi kesehatan yang berat. Gunakan kalimat seperti:

"Semangat Yeontan adalah pengingat bahwa meskipun hidup penuh tantangan, cinta dan keberanian dapat membuat kita terus maju."

More details are here!


Kehangatan Keluarga BTS

Bahas bagaimana Yeontan menjadi bagian dari keluarga BTS dan menciptakan banyak momen bahagia, baik bagi anggota grup maupun ARMY.

Saksikan video berikut: Klik di sini!




Powered by Blogger.

Berita populer

Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Prabowo: Kepuasan Publik dan Tantangan ke Depan

  Presiden dan Wakil Presiden Memasuki 100 hari pertama masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berbagai survei menunjukkan tingkat kep...

Search This Blog

Home Ads

Facebook

About



Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

Popular Posts

Popular Posts

BTemplates.com